Rancak Media – Pendukung setia Persib Bandung, Bobotoh, langsung melontarkan kritik dan masukan menyusul kekalahan tim kesayangan mereka dari Persita Tangerang. Dalam laga pekan ke-7 Super League 2025-2026 yang berlangsung di Stadion Kapten Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Maung Bandung takluk dengan skor 2-1. Kekalahan ini memicu sorotan tajam dari Bobotoh, khususnya terkait kegagalan penalti dan performa lini depan yang dinilai kurang tajam, meskipun deretan striker yang dimiliki secara kualitas dianggap mumpuni. Akibatnya, seruan agar mantan asisten pelatih Persib Bandung, Goran Paulic, kembali ke Kota Kembang menggema di media sosial.
Permintaan tersebut terlihat jelas dari berbagai unggahan di media sosial. Akun @path.persib secara singkat menuliskan, “Bring back Goran Paulic.” Senada, @dickymuhamadghozali juga meminta agar manajemen Persib untuk segera menghubungi Goran Paulic. Bahkan, @indrasetiawan.se tanpa ragu menyerukan, “Balik dei lah BAH @goran.paulic.” Salah satu komentar yang paling menyorot adalah dari @dmassrh_ yang menyatakan, “Sumpah butuh banget pelatih striker @putraadhitia10 @bojanhodakluka @persib. Kita punya banyak pemain dengan tipikal kreatif + penyerang, tapi kita pun masih sangat kurang dalam hal kreativitas + jumlah gol. Terlalu banyak buang peluang. Tolong pertimbangkan rekrut pelatih striker seperti zaman @goran.paulic, lini depan kita sangat tajam waktu itu.” Ini menunjukkan betapa kuatnya keinginan Bobotoh untuk melihat Goran Paulic kembali memperkuat tim pelatih.
Goran Paulic adalah sosok berkebangsaan Kroasia yang pernah menjabat sebagai asisten pelatih Persib Bandung. Pelatih kelahiran 31 Maret 1965 ini menjadi tangan kanan Bojan Hodak dalam 25 pertandingan, membentang dari musim 2023-2024 hingga 2024-2025. Namun, kebersamaan Goran Paulic dengan Persib Bandung berakhir pada 1 Juli 2024, dan saat ini ia masih belum terikat kontrak dengan klub mana pun alias menganggur. Setelah kepergiannya, Persib Bandung kemudian menggaet Igor Tolic pada 2 Juli 2024 sebagai pengganti.
Rekam jejak Goran Paulic di dunia sepak bola tidak bisa diremehkan. Sebelum terjun ke dunia kepelatihan, ia dikenal sebagai seorang striker ulung pada era 90-an hingga gantung sepatu di tahun 2007. Pengalamannya sebagai penyerang handal menjadi alasan utama mengapa Bobotoh berharap ia kembali untuk mengasah ketajaman lini depan tim. Selain perannya sebagai asisten pelatih, termasuk di Timnas Kuwait, Goran Paulic juga pernah menjabat sebagai pelatih utama di beberapa klub, seperti Johor DT II, Rangers, Dongguan Nanch, dan bahkan Timnas Hong Kong.
Kekalahan melawan Persita Tangerang ini membuat posisi Persib Bandung tertahan di peringkat ke-6 klasemen sementara Super League 2025-2026. Dari total 6 pertandingan yang telah dijalani, Maung Bandung mengoleksi 10 poin, yang merupakan hasil dari 3 kemenangan, 1 hasil imbang, dan 2 kekalahan. Dari sisi produktivitas gol, Persib Bandung baru mampu mencetak 8 gol, sementara gawang mereka telah kebobolan sebanyak 6 kali.

Jalannya Laga Persita Vs Persib
Babak 1
Pertandingan dimulai dengan cepat. Pada menit ke-3, Thom Haye langsung melepaskan tembakan roket dari luar kotak penalti yang mengarah tepat ke gawang, namun berhasil dihalau dengan gemilang oleh Igor Rodriguez. Drama berlanjut saat wasit melakukan pengecekan VAR setelah tangan Kozubaev terlihat menghalau bola tendangan Ramon Tanque di tengah lapangan. Tanpa menunggu lama, wasit langsung menunjuk titik penalti. Sayangnya, algojo Persib Bandung, Luciano, gagal menunaikan tugasnya di menit ke-7. Tendangannya diblok sempurna oleh kiper Igor. Pengecekan VAR kembali dilakukan untuk memastikan kiper tidak maju lebih dulu, dan hasilnya tidak ada pelanggaran. Persita Tangerang, atau yang dijuluki Pendekar Cisadane, tampil sangat defensif dalam 20 menit pertama, memanfaatkan strategi long ball dan tendangan jarak jauh. Pada menit ke-23, Bae Shin Yeong mencoba peruntungannya dari luar kotak penalti, tetapi tembakannya melebar. Thom Haye kembali mencoba tendangan roket di menit ke-33, namun belum juga membuahkan hasil. Kartu kuning pertama diberikan kepada Adam setelah ia menangkap bola di luar garis gawang. Kesalahan fatal ini memberikan tendangan bebas yang sangat dekat dengan kotak penalti untuk Persita. Javlon berhasil mengeksekusi tendangan roket tersebut menjadi gol, mengubah skor sementara menjadi Persita Tangerang 1-0 Persib Bandung. Wasit memberikan tambahan waktu 4 menit di babak pertama, namun skor tidak berubah.
Babak 2
Memasuki babak kedua, Persib Bandung langsung melakukan dua pergantian pemain dengan memasukkan Andrew Jung dan William Marcilio. Perubahan ini memberikan dampak instan, Maung Bandung mulai tampil lebih menyerang di menit-menit awal. Uilliam mendapatkan umpan dari Eliano yang berbuah tendangan pojok. Intensitas serangan Persib Bandung terlihat jelas, sangat berbeda dengan babak pertama. Beberapa peluang emas tercipta, termasuk tandukan Uilliam di menit ke-50 yang sayangnya masih menyamping ke kanan gawang. Kiper Igor kembali melakukan penyelamatan penting dari tendangan pojok yang dieksekusi William. Persita Tangerang juga memiliki kesempatan emas di menit ke-52 melalui tendangan Hokky Caraka, namun bola melebar di atas mistar gawang. Hokky kemudian mendapatkan kartu kuning di menit ke-57 setelah menjatuhkan Beckham Putra dari belakang. Penjaga gawang Persib, Adam Pryzbek, melakukan penyelamatan gemilang di menit ke-67 saat terjadi kemelut di depan gawangnya. Persib Bandung kembali melakukan pergantian pemain di menit ke-68, memasukkan Adam Alis untuk menggantikan Luciano. Sementara itu, Persita Tangerang memasukkan Esal Sahrul dan Ebber Bessa. Mendekati 10 menit terakhir waktu normal, Persib Bandung terus menggencarkan serangan, namun pertahanan Persita Tangerang tetap kokoh. Serangan balik cepat dari Pablo Ganet membuat lini pertahanan Persib Bandung kewalahan, hingga harus melanggarnya di dekat kotak penalti pada menit ke-87. Namun, tendangan bebas dari jarak yang hampir sama dengan gol pertama itu hanya membentur pagar betis Persib Bandung. Wasit memberikan tambahan waktu 6 menit di babak kedua. Pada masa injury time, Esal Sahrul, yang masuk menggantikan Hokky Caraka, berhasil menambah gol untuk Persita Tangerang. Gol indah tersebut lahir dari umpan Ahmad Nur yang ditendang Esal dari luar kotak penalti, mengubah skor menjadi 2-0. Persib Bandung kemudian berhasil memperkecil ketertinggalan di menit ke-90+ melalui tandukan Beckham Putra, menjadikan skor akhir 2-1 untuk kemenangan Persita Tangerang.
Klasemen
| Klub | D | M | S | K | GM | GK | -/+ | P |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 Borneo FC | 5 | 5 | 0 | 0 | 9 | 2 | 7 | 15 |
| 2 PSIM | 7 | 3 | 3 | 1 | 9 | 6 | 3 | 12 |
| 3 Persija Jakarta | 6 | 3 | 2 | 1 | 12 | 5 | 7 | 11 |
| 4 Malut United | 7 | 3 | 2 | 2 | 13 | 10 | 3 | 11 |
| 5 Persebaya | 6 | 3 | 1 | 2 | 8 | 5 | 3 | 10 |
| 6 Persib | 6 | 3 | 1 | 2 | 8 | 6 | 2 | 10 |
| 7 Persik | 7 | 3 | 1 | 3 | 9 | 9 | 0 | 10 |
| 8 Dewa United | 7 | 3 | 1 | 3 | 11 | 12 | -1 | 10 |
| 9 Persita | 6 | 3 | 1 | 2 | 7 | 9 | -2 | 10 |
| 10 Bali United | 7 | 2 | 3 | 2 | 12 | 14 | -2 | 9 |
| 11 Arema FC | 6 | 2 | 2 | 2 | 9 | 7 | 2 | 8 |
| 12 Bhayangkara FC | 7 | 2 | 2 | 3 | 5 | 5 | 0 | 8 |
| 13 Persijap | 7 | 2 | 2 | 3 | 7 | 10 | -3 | 8 |
| 14 PSM Makasar | 5 | 1 | 4 | 1 | 6 | 5 | 1 | 7 |
| 15 Madura United | 7 | 1 | 3 | 3 | 5 | 9 | -4 | 6 |
| 16 PSBS Biak | 7 | 1 | 2 | 4 | 7 | 13 | -6 | 5 |
| 17 Semen Padang | 6 | 1 | 1 | 4 | 5 | 9 | -4 | 4 |
| 18 Persis | 6 | 1 | 1 | 4 | 5 | 11 | -6 | 4 |
Lihat selengkapnya →
(TribunWw.com/Lailatun Niqmah/Tiffany Marantika)
Ringkasan
Kekalahan Persib Bandung 2-1 dari Persita Tangerang pada pekan ke-7 Super League 2025-2026 memicu kritik tajam dari Bobotoh. Pendukung setia Persib menyoroti kegagalan penalti dan performa lini depan yang dinilai kurang tajam. Akibatnya, Bobotoh ramai-ramai mendesak kembalinya Goran Paulic, mantan asisten pelatih Maung Bandung.
Goran Paulic, seorang mantan striker dan asisten pelatih Persib hingga Juli 2024, diyakini Bobotoh dapat mengasah ketajaman lini serang tim seperti pada masanya. Saat ini, Persib Bandung berada di peringkat ke-6 klasemen sementara dengan 10 poin dari 6 pertandingan. Kekalahan tersebut menyoroti kebutuhan tim untuk meningkatkan kreativitas dan jumlah gol.
