
Janice Tjen dikalahkan petenis Belarus bernama Aliaksandra Sasnovich dalam babak 128 besar China Open (WTA 1000) 2025 di National Tennis Center, Beijing, Kamis (25/9) siang WIB. Skor akhir 7(4)-6, 5-7, dan 1-6.
Sasnovich unggul lebih dulu, namun Janice mampu mematahkan serve-nya dan menyamakan kedudukan. Keunggulan berganti, dengan break point dan deuce yang beberapa kali mengubah momentum. Kedua pemain tak mampu mempertahankan keunggulan lama karena tekanan return dan pertahanan sama-sama solid, sehingga skor imbang beberapa kali hingga 6-6 dan memaksakan tiebreak.
Gim paling ketat terjadi pada gim kelima dan ketujuh, di mana break point terjadi secara beruntun dan tidak satu pun pemain mampu mempertahankan service gim dengan nyaman. Dalam tiebreak, adu mental jadi penentu. Janice menunjukkan mental lebih kuat dengan dua kali melakukan mini-break dan menutup tiebreak 7-4.
Persentase first serve Janice yang mencapai 79% dibandingkan Sasnovich hanya 38%, meski total double fault Janice lebih banyak. Sasnovich lebih sukses memanfaatkan second serve lawan, tapi konversi break point Janice lebih efisien dan akhirnya menjadi kunci kemenangan set pertama sekaligus momen penentu arah laga ini.

Pada awal set kedua, Sasnovich mampu dua kali unggul dengan kemenangan service game cepat. Janice Tjen lalu membalas dengan break serve pada gim keempat, membuat kedudukan kembali imbang. Permainan berlangsung ketat, dengan skor berkali-kali menyentuh angka deuce dan break point silih berganti, menambah intensitas duel kedua petenis.
Di gim ke-10, kedua pemain terlibat dalam reli panjang dan terjadi beberapa kali advantage, namun Sasnovich berhasil menjaga mental dan akhirnya mengamankan break point penting untuk menutup set kedua. Gim paling ketat dan dramatis terjadi saat skor 5-5 ketika kedua petenis memaksakan deuce hingga tiga kali.
Sasnovich lebih baik dalam hal first serve dan efektivitas pengembalian bola. Sasnovich juga lebih banyak memaksimalkan peluang break point, sedangkan Janice gagal memanfaatkan beberapa momen serve untuk membalikkan keadaan. Skor akhir 5-7 di set kedua.
Sasnovich membuka set ketiga dengan sangat meyakinkan, langsung mengamankan gim pertama lewat serve dominan tanpa kehilangan satu poin pun. Namun di giim kedua, pertarungan sengit terjadi dengan serangkaian deuce dan break point bergantian, hingga akhirnya Sasnovich melakukan break penting dan memperlebar jarak menjadi 2-0.
Janice mencoba membalas di gim berikutnya namun Sasnovich tetap menjaga kestabilan permainannya, meski beberapa kali harus bertarung hingga deuce. Gim keempat dan kelima memperlihatkan ketahanan mental Sasnovich saat serve, di mana dia mampu mengatasi tekanan return Tjen yang semakin agresif. Momentum berlanjut ke gim keenam saat Sasnovich kembali mematahkan serve Janice dan memastikan keunggulan 5-1.
Dominasi Sasnovich di set ketiga tercermin dari minimnya poin yang didapat Janice di service gim lawan dan efektivitas break point yang dimanfaatkan secara maksimal, sehingga membawa Sasnovich menang dengan skor 6-1 di set penentu.
