Francesco Bagnaia Tidak Salah, Penurunan Performa Dianggap Wajar oleh Pesaing dari Aprilia

 

Penurunan Performa Bagnaia di MotoGP 2025: Masalah Seting Motor atau Hanya Fase Saja?

Setelah persaingan sengit dengan Jorge Martin di musim 2024, Francesco Bagnaia mengalami penurunan performa signifikan di MotoGP 2025. Pembalap Ducati Lenovo ini tergeser ke peringkat ketiga klasemen, menyaksikan dominasi Marc Marquez yang telah meraih 11 kemenangan dari 16 seri. Kemenangan Pecco di COTA pun terasa pahit, mengingat keberhasilannya diraih berkat insiden Marquez.

Analisis menunjukkan bahwa penurunan performa Bagnaia erat kaitannya dengan perubahan setting motor yang digunakannya dibandingkan musim sebelumnya. Namun, menurut Maverick Vinales dari tim KTM, gaya berkendara Pecco tetap impresif. “Jika saya harus memberinya nasihat, saya rasa dia tidak membutuhkannya,” ungkap Vinales kepada Motosan, “Dia juara dunia MotoGP dua kali, sementara saya belum. Jadi sulit untuk menasihati seseorang yang lebih baik dari kamu saat ini.”

Vinales menekankan bahwa Bagnaia telah mengendarai motornya dengan baik. Ia memahami betapa sulitnya beradaptasi dengan motor yang performanya kurang optimal. “Yang saya lihat adalah dia mengendarai motor yang, secara teori, adalah yang terbaik. Tidak mudah untuk beralih ke motor yang sedikit lebih buruk,” jelas Vinales, mengungkapkan pengalaman pribadinya saat pindah dari Yamaha ke Aprilia. “Itulah yang terjadi pada saya… butuh waktu lama untuk beradaptasi.”

Vinales melanjutkan, “Meskipun saya pikir mungkin semuanya berubah dari satu balapan ke balapan berikutnya. Itu bukan hal yang pasti… jika dia kuat, dia akan tetap kuat. Bukan berarti dia harus belajar mengendarai motor, dia sudah tahu cara mengendarainya dan dia melakukannya dengan sangat baik. Jadi saya pikir ini masalah kecepatan, menurut saya, itu adalah tahapan. Saya tidak melihat masalah yang lebih besar daripada performa yang buruk, yang tentu saja dapat berubah dalam beberapa balapan.”

Alex Dihadiahi Motor Sepadan dengan Marquez dan Bagnaia Musim Depan

Dengan enam seri tersisa, peluang Bagnaia untuk mengejar Marquez di klasemen poin semakin tipis. Lebih mengkhawatirkan lagi, ia kini terancam disalip oleh Marco Bezzecchi, hanya terpaut delapan poin setelah gagal finis di San Marino. Tantangan besar menanti Pecco di sisa musim ini.

Baca Juga

nafa cahyani

Saya merupakan seorang content writer SEO, Teknologi, Finansial, Wisata, Resep Masakan dan lain-lain, Semoga dapat bermanfaat untuk teman semua.