Rancak Media BANDUNG – Persib Bandung tengah dihadapkan pada periode yang super padat dan menantang, menguras fisik serta mental para pemain. Klub berjuluk Maung Bandung ini dituntut untuk menjaga konsistensi performa di level tertinggi di tengah maraton pertandingan yang krusial.
Fokus tim kini terbagi dua, antara pertempuran sengit di kancah domestik BRI Super League 2025/26 dan ambisi besar dalam ajang antarklub Asia. Pertarungan di dua kompetisi bergengsi ini akan berlangsung intensif sepanjang September hingga awal Oktober, menjadi ujian sesungguhnya bagi kedalaman skuad dan strategi tim.
Setelah sukses meraih kemenangan penting atas Persebaya Surabaya pada pekan kelima liga, Persib tak membuang waktu. Mereka langsung bergerak cepat mempersiapkan diri menyambut kunjungan Lion City Sailors FC asal Singapura di markas kebanggaan, Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), pada Kamis (18/9).
Duel dengan Lion City Sailors ini akan menjadi laga perdana Persib dalam fase Grup G ACL Two, sebuah panggung baru yang menjanjikan persaingan ketat di benua Asia. Selain tim Singapura tersebut, skuad “Biru-Putih” juga akan bersaing menghadapi dua lawan tangguh lainnya, yakni Selangor FC dari Malaysia dan Bangkok United dari Thailand, demi memperebutkan tiket lolos ke fase selanjutnya.
Menyikapi tantangan berat ini, Pelatih Bojan Hodak mengungkapkan bahwa dirinya bersama jajaran pelatih perlu merancang langkah-langkah strategis dengan sangat matang. Hal ini penting agar sistem rotasi pemain dapat berjalan optimal di tengah agenda pertandingan yang padat, tanpa mengurangi kualitas dan daya saing tim di lapangan.
“Ya, kami memang memiliki banyak pertandingan yang menanti. Beberapa pemain kami sedang dalam kondisi kurang fit atau bahkan sakit, dan ada juga yang belum mencapai kondisi 100 persen. Sebagian pemain pada dasarnya baru siap bermain di babak kedua, sehingga kami harus benar-benar cermat dalam melakukan rotasi,” terang Hodak, seperti yang dilansir dari laman resmi liga, menekankan pentingnya manajemen skuad yang presisi.

Dalam rentang waktu yang sangat singkat, hanya 24 hari, Persib Bandung dijadwalkan melakoni enam pertandingan krusial. Setelah berjumpa Persebaya dan Lion City Sailors, mereka masih harus menghadapi Arema FC, Persita Tangerang, Bangkok United, serta PSM Makassar. Kepadatan jadwal ini menuntut kesiapan maksimal dari setiap pemain.
“Karena di bulan ini, dalam 24 hari kami harus bermain sebanyak empat sampai lima pertandingan. Jadi, semua pemain akan mendapatkan kesempatan untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka dan berkontribusi untuk tim,” tambah pelatih asal Kroasia tersebut, menggarisbawahi pentingnya setiap individu dalam menghadapi agenda padat ini.
Sebagai wakil Indonesia di kompetisi Asia selama dua musim berturut-turut, Bojan Hodak menegaskan bahwa Persib tidak sekadar ingin berpartisipasi. Ia menaruh ambisi besar untuk menyapu kemenangan di setiap pertandingan fase grup, dengan harapan kuat dapat mengamankan tiket ke babak 16 besar. Keberhasilan ini diyakini tidak hanya akan mengangkat reputasi klub, tetapi juga berpotensi mendongkrak koefisien Liga Indonesia di daftar peringkat AFC.

“Target kami di setiap pertandingan adalah untuk meraih kemenangan. Namun, kami akan menatapnya satu laga demi satu laga, dan nanti kita akan melihat sejauh mana kami bisa melangkah,” paparnya dengan penuh optimisme, menunjukkan fokus tim pada proses demi mencapai hasil terbaik.
Berikut adalah jadwal lanjutan Persib Bandung pada fase grup ACL Two 2025/2026:
Rabu, 1 Oktober 2025: Bangkok United vs Persib Bandung
Kamis, 23 Oktober 2025: Persib Bandung vs Selangor FC
Kamis, 6 November 2025: Selangor FC vs Persib Bandung
Rabu, 26 November 2025: Lion City Sailors vs Persib Bandung
Rabu, 10 Desember 2025: Persib Bandung vs Bangkok United
Sementara itu, berikut daftar agenda Persib Bandung selanjutnya dalam putaran BRI Super League 2025/2026:
Pekan ke-4: Persib Bandung vs Borneo FC (Ditunda)
Pekan ke-6: Arema FC vs Persib Bandung — Senin, 22 September 2025, 15.30 WIB
Pekan ke-7: Persita vs Persib Bandung — Sabtu, 27 September 2025, 19.00 WIB
Pekan ke-8: Persib Bandung vs PSM — Minggu, 5 Oktober 2025, 19.00 WIB
Pekan ke-9: PSBS Biak vs Persib Bandung — Jumat, 17 Oktober 2025, 19.00 WIB
Pekan ke-10: Persib Bandung vs Persis Solo — Senin, 27 Oktober 2025, 15.30 WIB
Pekan ke-11: Bali United vs Persib Bandung — Sabtu, 1 November 2025, 19.00 WIB
Pekan ke-12: Malut United vs Persib Bandung — Minggu, 9 November 2025, 19.00 WIB
Pekan ke-13: Persib Bandung vs Dewa United — Jumat, 21 November 2025, 19.00 WIB
Pekan ke-14: Madura United vs Persib Bandung — Minggu, 30 November 2025, 19.00 WIB
Pekan ke-15: Persib Bandung vs Bhayangkara FC — Minggu, 21 Desember 2025, 19.00 WIB
Pekan ke-16: Persik vs Persib Bandung — Senin, 5 Januari 2026, 19.00 WIB
Pekan ke-17: Persib Bandung vs Persija — Minggu, 11 Januari 2026, 15.30 WIB
Catatan: jadwal pertandingan sewaktu-waktu dapat mengalami perubahan sesuai keputusan I.League sebagai operator resmi BRI Super League 2025/2026.
Ringkasan
Persib Bandung dihadapkan pada jadwal pertandingan yang sangat padat dan menantang, dengan fokus pada BRI Super League 2025/26 dan ACL Two. Klub berjuluk Maung Bandung ini akan menjalani enam pertandingan krusial dalam waktu 24 hari antara September hingga awal Oktober. Pelatih Bojan Hodak merancang strategi rotasi pemain yang matang untuk menjaga konsistensi performa, mengingat beberapa pemain yang kondisinya kurang fit atau belum 100 persen.
Rotasi ini bertujuan mempertahankan kualitas tim serta memberi kesempatan semua pemain berkontribusi dalam agenda padat tersebut. Persib akan memulai laga perdana ACL Two Grup G melawan Lion City Sailors, bersaing dengan Selangor FC dan Bangkok United. Bojan Hodak menargetkan kemenangan di setiap pertandingan fase grup untuk lolos ke babak 16 besar dan meningkatkan reputasi Liga Indonesia di peringkat AFC.
