Trauma Malam Jahanam di Jeddah Lawan Timnas Indonesia, Arab Saudi Pakai Otak Set-Piece Arsenal

 

SUPERBALL.ID – Masih ingat penalti gagal Arab Saudi ke gawang Timnas Indonesia pada 5 September 2024? Itu adalah hadiah bola mati (set-piece) istimewa dari wasit yang disia-siakan pemain tuan rumah.

Peristiwa di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, tersebut menjadi malam jahanam bagi skuad Green Falcons dan puluhan ribu suporternya.

Itu bermula dari blunder kiper Timnas Indonesia Maarten Paes yang coba menggiring bola di kotak penalti.

Firas Al Buraikan kemudian muncul dan merebut bola, tapi dihalau Maarten yang menyebabkan striker Arab Saudi itu terjatuh pada awal menit ke-77.

Kapten tim Salem Al Dawsari langsung memastikan dirinya sebagai algojo hadiah penalti itu.

Ternyata, Maarten sudah membaca arah tendangan Al Dawsari ke sisi kirinya dengan menepis si kulit bundar.

Ragukan Herve Renard, Legenda Arab Saudi Minta SAFF Turun Tangan Sebelum Lawan Timnas Indonesia

Tak cuma nikmat hadiah penalti itu yang disia-siakan Arab Saudi, tapi juga enam set-piece lain melalui sepak pojok.

Walhasil, pertandingan yang disaksikan 42.385 penonton tersebut berakhir 1-1, yang berasa kekalahan bagi Green Falcons.

Pada pertemuan kedua di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, 19 November 2024, Salem Al Dawsari dkk dihukum berat oleh Timnas Indonesia.

Hanya mendapatkan empat set-piece dari sepak pojok, Arab Saudi dipaksa pulang ke negerinya dengan kekalahan 2-0.

Kemampuan eksekusi bola mati atau set-piece itu kemudian menjadi masalah sangat krusial bagi Arab Saudi.

Federasi Sepak Bola Arab Saudi (SAFF) tak ingin hal itu kembali menghantui dan menjadi mimpi buruk saat meladeni Timnas Indonesia dan Irak di Putaran Keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026, Oktober mendatang.

Untuk itu, SAFF akan memakai jasa pelatih khusus set-piece Arsenal, Nicolas Jover.

Kabar tersebut disampaikan dalam sebuah acara di tayangan televisi nasional Arab Saudi, Riyadiya TV.

Menurut sumber TV tersebut, Jover sudah bergabung dengan skuad Arab Saudi sejak FIFA Matchday September 2025 yang baru saja berlalu.

Dalam bagian pemusatan latihannya di Ceko, Arab Saudi melakoni dua uji coba yang didampingi Jover dengan hasil yang dinilai menggembirakan.

Pada uji coba pertama Makedonia Utara, skuad asuhan Herve Renard itu menang 2-1, lalu imbang 1-1 dengan tuan rumah Ceko.

“Berita Harian Hawass Al-Ayed mewartakan bahwa Nicolas Jover hadir di kamp pelatihan tim nasional,” ujar pembawa acara dalam siaran langsung Riyadiya TV.

“Para pemirsa yang budiman, siapa pun yang ada di Ceko akan melihat Jover hadir di kamp tim nasional untuk dua laga berikutnya bulan Oktober.”

“Memasukkan seseorang yang berharga ini ke staf teknis Arab Saudi merupakan berita baik,” imbuhnya.

Jelang Lawan Timnas Indonesia, Pelatih Arab Saudi Sudah Turunkan 47 Amunisi di Periode Keduanya

Kehadiran Jover itu harus benar-benar diwaspadai seluruh pemain Skuad Garuda, terutama saat menghadapi set-piece, baik melalui free-kick maupun corner.

Kenapa? Nicolas Jover adalah otak di balik skema eksekusi set-piece mematikan Arsenal sejak 5 Juli 2021.

Pada musim 2023-2024 dengan bantuan Jover, Arsenal mencetak 20 gol set-piece, termasuk penalti, di Liga Inggris, terbanyak di divisi itu.

Sebanyak 16 dari jumlah itu berasal dari sepak pojok, menyamai rekor dalam satu musim Liga Inggris.

Sedangkan pada musim lalu, melalui tendangan pojok saja Arsenal sukses mencetak 16 gol.

Sebelum bergabung ke Arsenal, Jover telah dimanfaatkan Pep Guardiola di Manchester City mulai Juli 2019 atas rekomendasi Mikel Arteta.

Pada musim 2020-2021, spesialis bola mati kelahiran Berlin, Jerman, itu membantu Man City meraih gelar Liga Inggris dan mencapai final Liga Champions.

Dengan kesiapan set-piece, Arab Saudi kini lebih percaya diri menghadapi Timnas Indonesia dan Irak untuk merebut tiket lolos ke Piala Dunia 2026.

Salem Al Dawsari dkk meladeni Indonesia pada Kamis (9/10/2025) pukul 00.15 WIB, kemudian Irak enam hari kemudian.

Tempat bertanding kedua laga itu sama dengan setahun lalu, yakni Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah.

Mari kita saksikan bersama, apakah Arab Saudi masih merasakan malam jahanam di stadion itu atau sebaliknya, kenikmatan surgawi.

Baca Juga

nafa cahyani

Saya merupakan seorang content writer SEO, Teknologi, Finansial, Wisata, Resep Masakan dan lain-lain, Semoga dapat bermanfaat untuk teman semua.