MotoGP San Marino 2025 – Tadinya 22 Menit Sudah Mogok, Yamaha V4 Langsung Dekati Target Ideal Quartararo

 

Rancak Media Debut motor Yamaha YZR-M1 versi V4 berakhir dengan catatan oke kendati awalannya kurang mulus pada seri MotoGP San Marino 2025.

Yamaha untuk pertama kalinya berlomba dengan motor bermesin V4 (empat silinder yang disusun V) sejak era motor empat tak di MotoGP dimulai pada 2002.

Pembalap penguji, Augusto Fernandez, dipercaya untuk menungganginya dalam akhir pekan lomba di Sirkuit Misano, Rimini, Italia, 12-14 September 2025.

Adapun pembalap reguler Yamaha masih bertahan dengan motor YZR-M1 ‘asli’ bermesin inline four yang sudah mendapat pembaruan musim ini.

Setelah perkenalannya mengundang atensi, publik mengamati laju YZR-M1 versi terbaru yang tidak lagi anti-mainstream karena sama dengan pabrikan-pabrikan lain di MotoGP.

Sayangnya, saat latihan bebas kesatu (FP1) berlangsung 22 menit, Fernandez sudah terlihat memarkirkan motornya di pinggir lintasan.

Meski begitu, Fernandez menutup hari pertama dengan catatan yang terbilang oke dengan waktu lap terbaik 1 menit 31,678 detik pada sesi latihan (Practice).

Dia lebih cepat daripada dua pembalap Yamaha lainnya yaitu Alex Rins (Monster Energy Yamaha/1:31,682) dan Miguel Oliveira (Prima Pramac Yamaha/1:32,369).

MotoGP San Marino 2025 – Raut Wajah Francesco Bagnaia Berubah walau Dikalahkan Marc Marquez Lagi saat Practice

Adapun dengan Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha) selaku ujung tombak pabrikan garpu tala, torehan Fernandez terpaut 0,586 detik.

Gap setengah detik ini seharusnya sudah masuk dalam kategori “menjanjikan” bagi El Diablo tentang motor Yamaha YZR-M1 V4 ini.

Komentar itu dikatakannya bulan lalu kendati saat itu jarak yang dimaksud adalah antara dua sesi dengan dirinya sendiri.

“Kalau saya mencobanya dan waktu lap saya di bawah 0,5 detik lebih pelan dari saat memakai M1, saya pikir itu langkah yang bagus.”

“Itu artinya pertama kalinya saya menggunakannya,” ucap sang pembalap asal Prancis, dilansir dari The-Race.

Quartararo sendiri sudah mencobanya sendiri dalam tes privat yang sayangnya diwarnai cuaca buruk di Sirkuit Catalunya pada Senin (8/9/2025) lalu.

Tidak banyak komentar dari sosok berjuluk El Diablo hingga hari pertama seri MotoGP San Marino kemarin.

“Saya tidak bisa melihatnya karena kru saya meminta saya untuk fokus dengan pekerjaan saya dan itulah yang saya lakukan,” kata Quartararo, dikutip dari GPone.com.

Toh, musim ini dia hampir mustahil berlomba dengan motor V4 karena rasio roda gigi tidak bisa diganti dan jatah dua kali pemutakhiran aerodinamika sudah habis musim ini.

Setelan motor YZR-M1 V4 dan YZR-M1 inline four tentunya berbeda.

Selain itu, Fernandez membeberkan keseimbangan dari motor M1 V4 belum benar-benar mendukung gaya berkendara Quartararo.

M1 V4 masih belum mencapai level M1 inline four dalam performa bagian depan motor yang mana krusial bagi sang pembalap andalan.

“Fabio adalah orang yang paling bisa mengeksploitasinya (bagian depan), dia mengerem seperti binatang dan mengeluarkannya hingga maksimal tanpa grip,” katanya.

“Dia melakukan segalanya dengan bagian depan. Dengan motor ini (V4) kami punya lebih banyak grip tetapi kami harus bekerja sedikit lebih banyak dengan bagian depan.”

Di luar itu, Fernandez sangat senang dengan sensasi yang dirasakannya termasuk hasil yang diraih dalam time attack pada sesi latihan.

Meski enggan menyimpulkan motor M1 V4 lebih baik daripada pendahulunya, Juara Dunia Moto2 2022 itu melihat potensi besar yang masih tersembunyi.

Bagaimana dengan momen mogok di awal sesi?

“Masalah pagi ini bukan hal yang besar. Itu hanya masalah elektronik,” tukas Fernandez.

Hasil Practice MotoGP San Marino 2025 – Bagnaia Sempat Gusur Marc Marquez di Puncak, Tiket Q2 Aman Digenggam

Baca Juga

nafa cahyani

Saya merupakan seorang content writer SEO, Teknologi, Finansial, Wisata, Resep Masakan dan lain-lain, Semoga dapat bermanfaat untuk teman semua.