
Rancak Media Richard Chin telah melakoni debutnya bersama Timnas Malaysia dalam laga persahabatan FIFA Matchday melawan Timnas Palestina.
Pemain berusia 22 tahun itu masuk sebagai pemain pengganti di Stadion Sultan Ibrahim, Johor, Senin (8/9/2025).
Ia menggantikan Quentin Cheng dan ikut membantu memastikan timnya mempertahankan keunggulan 1-0 hingga akhir laga.
Ini merupakan kemenangan pertama Malaysia atas Palestina dalam 24 tahun sejak menang 4-3 pada 2001.
Nangis dan Malu usai Gagal di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026, Malaysia Mau Jadikan SEA Games Ajang Pembuktian
Lahir dan dibesarkan di Inggris, Richard memiliki darah Malaysia yang berasal dari ayahnya.
Kini, kehadirannya menambah variasi pilihan pemain sayap kanan skuad Harimau Malaya.
Selain karena debutnya, Richard juga menarik perhatian penggemar setelah rekaman dirinya menunaikan salat viral di media sosial.
Ia menunaikan salat bersama para pemain dari Malaysia dan Palestina di Masjid Sultan Abu Bakar di Johor Bahru.
Kemunculan Richard saat bergabung dengan jemaah salat menegaskan bahwa ia sebenarnya seorang Muslim.
Ini membuka sisi pribadi Richard yang belum banyak diketahui oleh penggemar sepak bola Malaysia sebelumnya.
Baru-baru ini, Richard mengungkapkan bahwa dirinya telah menjadi mualaf dan memeluk agama Islam sejak November tahun lalu.
Pemain Raith Rovers itu mengatakan bahwa keputusan itu dibuat atas kemauannya sendiri.
“Saya mengucapkan syahadat dan masuk Islam pada November tahun lalu.
Alhamdulillah, saya sangat bahagia sekarang menjadi seorang Muslim,” ujar Chin dalam wawancara eksklusif dengan jurnalis Astro Arena Fina Nasrom.
Timnas U-23 Indonesia dan Malaysia Kompak Gagal, Media Vietnam: Buah Pahit Naturalisasi Massal
Ia menambahkan bahwa dukungan penggemar selama dua tahun terakhir telah memotivasinya untuk mewakili Malaysia.
“Saya menerima banyak dukungan dari para penggemar selama dua tahun terakhir dan itu memberi saya motivasi besar untuk bermain bagi negara ini.”
“Karena Malaysia adalah negara dengan mayoritas Muslim, pengalaman ini menjadi semakin menyenangkan,” ucapnya.
Sebelumnya, pelatih Malaysia Peter Cklamovski mengungkapkan alasan dirinya memanggil Richard.
Menurutnya, Richard merupakan pemain yang memiliki kemampuan dalam mobilitas, teknik, dan kecepatan.
“Dia terlihat memiliki mobilitas, teknik dan kecepatan bermain yang baik,” kata pelatih asal Australia itu.
“Dia mungkin akan membawa kecepatan bermain yang akan membantu kami, (tapi) kami tidak bergantung pada satu pemain saja.”
“Sehingga, Chin tidak akan datang untuk mengubah tim kami.”
“Karakteristiknya sebagai pemain, baik secara teknis fisik, maupun mentalitasnya, akan terhubung dengan kami.”
“Dan sekarang, saatnya baginya untuk meningkatkan performa latihannya ke level yang lebih tinggi,” tambahnya.
