
Rancak Media – – Hakim Ziyech kembali menjadi sorotan setelah kontraknya berakhir di Timur Tengah. Pemain asal Maroko itu kini berstatus bebas agen dan terbuka untuk klub mana pun. Di usia 32 tahun, kariernya memasuki fase krusial yang menentukan masa depan.
Dilansir dari laman Gazeta Express pada Kamis (11/9), situasi Ziyech sebagai pemain bebas membuatnya tidak terikat bursa transfer.
Klub-klub Eropa, khususnya dari Spanyol, menilai hal ini sebagai peluang besar. Namanya langsung masuk radar beberapa tim LaLiga yang membutuhkan tambahan kreativitas.
Jay Idzes Sebut Mentalitas Menang Jadi Kunci Timnas Indonesia Siapkan Kualifikasi Piala Dunia 2026 di Putaran Keempat
Elche menjadi klub pertama yang menunjukkan minat nyata pada Ziyech. Tim promosi itu berharap kehadirannya mampu menambah pengalaman dan kualitas di lini serang. Namun, kesepakatan masih belum difinalisasi meskipun dikabarkan semakin dekat.
Sementara itu, Mallorca juga tertarik dengan tanda tangan Ziyech. Klub asal Son Moix tersebut membutuhkan sosok kreatif yang bisa memperkuat permainan menyerang mereka. Dengan keahliannya dalam bola mati, ia diyakini mampu cepat beradaptasi.
Selain Elche dan Mallorca, Sevilla ikut masuk dalam perburuan. Klub asal Nervión itu tengah menghadapi masa sulit baik dari segi olahraga maupun institusi. Mereka melihat Ziyech sebagai tambahan berpengalaman yang dapat membantu stabilisasi tim.
Bagi Ziyech, Sevilla menawarkan panggung yang lebih besar dibandingkan pesaing lainnya. Klub tersebut memiliki tradisi kuat di Eropa dan daya tarik prestisius. Hal itu dapat menjadi faktor penting dalam pengambilan keputusannya.
Kini, pilihan Ziyech terbentang antara Elche, Mallorca, dan Sevilla. Tiga klub itu menawarkan jalur berbeda dalam fase akhir kariernya. Spanyol tampaknya akan menjadi tujuan berikutnya bagi sang playmaker Maroko.
Terungkap! Bayern Munchen Hampir Datangkan Lamine Yamal Sebelum Barcelona Memberinya Debut
