
Rancak Media Setidaknya ada dua Pembalap Indonesia yang akan beraksi di sela-sela bergulirnya seri MotoGP San Marino 2025 di Sirkuit Misano akhir pekan ini.
Adalah Mario Suryo Aji dan Veda Ega Pratama yang akan mengaspal di Sirkuit Misano, Italia dalam ajang turunan seri MotoGP San Marino 2025.
Keduanya memiliki kondisi yang berbeda di mana Mario berlaga di kelas lebih tinggi yaitu Moto2 bersama Honda Team Asia.
Pembalap asal Magetan, Jawa Timur itu baru saja kembali mengaspal pada GP Catalunya akhir pekan kemarin usai tiga bulan absen karena cedera.
Konsistensi masih menjadi hal yang dicari Mario dalam aksi perdananya usai lama menepi dari lintasan balap.
Sempat mendapatkan kecepatan yang mumpuni pada sesi-sesi latihan, Mario harus menyudahi aksinya pada GP Catalunya dengan finis di tempat ke-23.
Usai lomba, Mario menjelaskan bahwa dia sempat kaget dengan ritme balap yang dia ukir pada hari pertama dan kedua di mana adanya sinyal positif.
“Kami memulai akhir pekan dengan kecepatan yang tak terduga, pada hari Jumat dan Sabtu, kecepatannya memang bagus,” kata Mario, dilansir dari Honda Racing.
“Tapi setelah tiga bulan absen balapan dan kembali ke intensitas yang begitu tinggi, wajar saja jika kami sedikit kesulitan mengikuti ritme pembalap lain selama balapan.’
Valentino Rossi pun Sudah Oke, Alex Marquez OTW Dapat Motor Terbaru pada MotoGP 2026
Lebih lanjut, Mario menegaskan dirinya tidak lagi memiliki kekhawatiran terkait kondisi fisiknya menghadapi seri Moto2 San Marino 2025 ini.
Dia hanya perlu bersabar untuk mendapatkan ritme terbaik yang seperti dia inginkan untuk bisa melejit di lintasan.
“Sisi positifnya adalah potensinya ada, saya hanya perlu bersabar, saya tidak khawatir menghadapi seri berikutnya,” ucap Mario usa GP Catalunya.
Dari apa yang didapatkan pada GP Catalunya, fokus utama rekan setim Yuki Kunii itu adalah mendapatkan kecepatan terbaiknya serta menjaga konsentrasi.
“Fokus saya adalah mendapatkan kembali kecepatan balapan penuh, tetap berkonsentrasi, dan bekerja sama dengan tim untuk mengejar ketertinggalan,” ucap Mario.
“Saya ingin berterima kasih kepada tim saya atas dukungan yang terus-menerus sejak hari pertama, dan juga kepada semua orang yang terus mendukung saya.”
“Hasilnya memang tidak seperti yang kami harapkan, tetapi saya bersyukur bisa kembali ke trek setelah istirahat panjang, dan saya tidak sabar menantikan balapan berikutnya.”
Hiroshi Aoyama sebagai manajer Honda Team Asia juga sudah memberikan peringatan kepada Mario jika ritme balap masih menjadi kelemahannya.
Hal itu terjadi lantaran dia sudah absen cukup lama dari balapan sehingga harus menyesuaikan diri lagi menuju seri berikutnya.
“Mario, khususnya, kesulitan mengatur kecepatannya setelah lama absen dari balapan, sehingga ia tidak bisa tampil sesuai harapan,” ucap Aoyama.
Saat Mario mendapatkan peringatan dari manajer timnya untuk memperbaiki kelemahan, Veda Ega Pratama menghadapi balapan di Misano dengan asa yang cukup.
Tampil pada ajang Red Bull Rookies Cup 2025, dia masih memiliki peluang untuk berjuang mendapatkan gelar juara di seri terakhir ini.
Veda saat ini bertengger di peringkat kedua klasemen memiliki peluang yang kecil untuk merajai ajang ini dengan torehan 170 poin.
Hingga saat ini, Veda masih tertinggal 21 poin dari pemuncak klasemen Brian Uriarte, rider potensial asal Spanyol.
Raihan gelar menjadi milik Veda jika dia mampu menyapu bersih dua balapan di Misano seperti yang dia lakukan di Mugello, Italia lalu.
Hal itu terjadi jika pada saat yang sama, Uriarte gagal mendapatkan finis di posisi tiga besar.
Marc Marquez Masa Bodoh dengan Embel-embel Valentino Rossi pada MotoGP San Marino 2025
