Thom Haye & Kevin Diks Terpukau Atmosfer GBT: Surabaya Memang Luar Biasa!

 

Dua punggawa Timnas Indonesia, Thom Haye dan Kevin Diks, mengungkapkan kesan mendalam usai membela skuad Garuda dalam dua pertandingan FIFA Matchday di Surabaya. Keduanya kompak menyatakan rasa gembira dan nyaman saat berlaga di hadapan puluhan ribu suporter di Stadion Gelora Bung Tomo.

Pada gelaran FIFA Matchday September 2025 tersebut, Timnas Indonesia memang telah menuntaskan dua laga krusial. Diawali dengan kemenangan telak 6-0 atas Taiwan pada 5 September 2025, tiga hari berselang skuad Garuda asuhan Patrick Kluivert melanjutkan perjuangan dengan bermain imbang tanpa gol melawan Lebanon, memastikan mereka tak terkalahkan di kandang.

Keberhasilan ini tak lepas dari dukungan luar biasa yang diberikan oleh para suporter. Dua pertandingan di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, selalu dipenuhi oleh puluhan ribu penonton, menciptakan atmosfer yang membakar semangat para pemain. Dukungan penuh dari masyarakat dan penggemar Garuda di venue berkapasitas 45 ribu penonton ini menjadi energi tambahan bagi tim.

Salah satu pemain yang paling merasakan dampak positif dari atmosfer tersebut adalah Thom Haye. Gelandang energik ini mengaku sangat terkesan dengan gegap gempita di GBT, meskipun ia tetap mengakui keunikan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) di Jakarta. “Saya pikir atmosfernya sangat bagus dalam dua pertandingan ini. Memang tak ada yang bisa mengalahkan atmosfer di Jakarta, tapi ini stadion yang berbeda,” ujar Thom Haye dalam kanal YouTube The Haye Way.

Haye melanjutkan, “Saya pikir jika ada lebih banyak pertaruhan dalam pertandingan, mungkin akan terasa lebih intens. Namun, saya sangat menikmati pengalaman ini. Sungguh menyenangkan bisa bermain di tempat lain selain Jakarta.” Ini menunjukkan apresiasinya terhadap dukungan di Surabaya dan keinginannya untuk merasakan berbagai pengalaman bermain di tanah air.

Tidak hanya Thom Haye, kesan positif serupa turut dilontarkan oleh bek tangguh Kevin Diks. Pemain yang membela klub Borussia Monchengladbach ini justru mengaku merasa lebih nyaman bermain di Surabaya dibandingkan dengan Jakarta, dengan alasan utama perbedaan tingkat kelembaban udara.

“Saya harus mengakui bahwa tingkat kelembaban di sini (Surabaya) jauh lebih baik untuk kami bermain,” ungkap Diks. Ia menambahkan, “Anda bisa bermain sedikit lebih baik, tidak merasa kesulitan bernapas. Saya pikir sangat menyenangkan bisa bermain di sini.” Komentar ini menegaskan bahwa faktor lingkungan juga memainkan peran penting dalam performa dan kenyamanan para pemain di lapangan.

Ringkasan

Dua punggawa Timnas Indonesia, Thom Haye dan Kevin Diks, menyatakan kesan mendalam dan gembira usai membela skuad Garuda dalam dua laga FIFA Matchday di Surabaya. Timnas Indonesia berhasil tak terkalahkan di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), mengalahkan Taiwan 6-0 dan bermain imbang 0-0 dengan Lebanon. Keberhasilan ini didukung penuh oleh puluhan ribu suporter yang menciptakan atmosfer luar biasa di GBT.

Thom Haye sangat terkesan dengan gegap gempita di GBT dan menikmati pengalaman bermain di luar Jakarta. Sementara itu, Kevin Diks merasa lebih nyaman bermain di Surabaya dibandingkan Jakarta karena tingkat kelembaban udara yang lebih baik. Menurut Diks, kondisi ini memungkinkan pemain bernapas dan bermain dengan lebih baik.

Baca Juga

Tags

nafa cahyani

Saya merupakan seorang content writer SEO, Teknologi, Finansial, Wisata, Resep Masakan dan lain-lain, Semoga dapat bermanfaat untuk teman semua.