Thom Haye Dicadangkan Timnas: Efek Lama Menganggur dan Gabung Persib?

 

Gelandang andalan Persib Bandung, Thom Haye, mengejutkan banyak pihak saat ia tidak dipercaya tampil sebagai starter dalam dua pertandingan krusial FIFA Matchday Timnas Indonesia melawan Taiwan dan Lebanon. Penampilan terbatas ini bukan tanpa alasan, pasalnya “Profesor” julukan sang gelandang, dinilai belum mencapai tingkat kebugaran yang optimal untuk bermain penuh 90 menit.

Kondisi fisik Thom Haye yang belum prima ini terindikasi jelas dari penampilannya dalam skuad Timnas Indonesia selama jeda internasional September. Ia bergabung dengan pemusatan latihan (TC) Timnas Indonesia setelah melalui periode panjang tanpa klub dan baru saja meresmikan kepindahannya ke Persib Bandung pada akhir Agustus lalu.

Jeda panjang yang dialami Thom Haye berawal sejak ia menuntaskan dua pertandingan bersama Garuda di Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan China dan Jepang pada awal Juni. Setelah itu, Haye memutuskan untuk mengambil waktu lebih lama dalam mencari klub baru, yang konsekuensinya membuatnya absen dari sesi latihan pramusim klub manapun. Akibatnya, ketika ia akhirnya merapat ke Persib Bandung pada pekan terakhir Agustus, tercatat ia telah menjalani libur musim panas selama sekitar 2,5 bulan penuh, sebuah durasi yang signifikan bagi seorang atlet profesional.

Pemain berusia 30 tahun itu memang baru beberapa hari merasakan atmosfer latihan bersama Maung Bandung dan bahkan belum sempat mencicipi satu pun pertandingan kompetitif. Oleh karena itu, ketika ia akhirnya bergabung dengan Timnas Indonesia untuk FIFA Matchday September, keputusan pelatih Patrick Kluivert untuk tidak menjadikannya pilihan utama di lini tengah menjadi sangat bisa dimengerti.

Dalam dua pertandingan Timnas Indonesia tersebut, yakni melawan Taiwan pada 5 September 2025 dan Lebanon pada 8 September 2025, Kluivert justru lebih memilih untuk menurunkan pemain yang bukan berposisi asli gelandang ketimbang Thom Haye. Saat menghadapi Taiwan, lini tengah dipercayakan kepada duet Marc Klok dan Nathan Tjoe-A-On yang sejatinya berposisi sebagai bek kiri. Sementara itu, dalam duel sengit kontra Lebanon, peran gelandang starter diisi oleh Joey Pelupessy dan bek kiri lainnya, Calvin Verdonk.

Akibatnya, Thom Haye hanya mendapatkan kesempatan bermain yang sangat terbatas, yakni 25 menit dalam satu laga dan 30 menit di laga lainnya. Mengingat durasi libur panjangnya, absennya dari pramusim, serta minimnya bekal pertandingan kompetitif sebelum bergabung dengan pemusatan latihan, keputusan strategis Patrick Kluivert ini menjadi dasar yang kuat dan dapat dimengerti sepenuhnya.

Melalui kanal YouTube “The Haye Way”, Thom Haye mengungkapkan alasannya di balik jeda panjang tersebut. “Pada tahap awal bursa transfer, saya memang memutuskan untuk mengambil waktu dan memikirkan langkah terbaik bagi karier saya,” jelasnya. “Saya benar-benar ingin mempertimbangkan segala sesuatunya dengan matang, meskipun mungkin sulit bagi sebagian orang untuk memahami cara kerjanya.” Ia menambahkan, “Seiring berjalannya bursa transfer, tawaran dari klub-klub Eropa pun mulai berdatangan.”

Namun, hati sang “Profesor” akhirnya tertambat pada Persib Bandung. “Begitu saya mulai berkomunikasi dengan Persib, saya langsung merasakan energi yang sangat positif,” tuturnya. “Tentu saja, Persib adalah klub yang sangat besar dengan dukungan penggemar yang luar biasa. Dan yang lebih istimewa, Indonesia kini terasa seperti rumah bagi saya,” pungkas Thom Haye, menjelaskan keputusannya bergabung dengan Maung Bandung.

Kini, tantangan terbesar bagi Thom Haye adalah mengembalikan kebugaran pertandingannya secara penuh. Dengan kerja keras dan dedikasi, diharapkan ia dapat segera merebut kembali tempat di lini tengah vital Timnas Indonesia dan menunjukkan kualitas terbaiknya di lapangan.

Ringkasan

Gelandang Thom Haye tidak dipercaya tampil sebagai starter dalam dua pertandingan FIFA Matchday Timnas Indonesia karena dinilai belum mencapai tingkat kebugaran optimal. Kondisi ini disebabkan oleh periode panjang tanpa klub selama sekitar 2,5 bulan setelah Kualifikasi Piala Dunia 2026, yang membuatnya absen dari sesi latihan pramusim. Akibatnya, pelatih Patrick Kluivert hanya memberikan kesempatan bermain terbatas, dan memilih pemain lain di lini tengah.

Haye menjelaskan bahwa ia sengaja mengambil waktu untuk mempertimbangkan langkah karier terbaiknya sebelum bergabung dengan Persib Bandung pada akhir Agustus. Ia memilih Persib karena merasakan energi positif dan menganggap Indonesia sebagai rumah. Kini, tantangan utama bagi Thom Haye adalah mengembalikan kebugaran pertandingannya secara penuh.

Baca Juga

nafa cahyani

Saya merupakan seorang content writer SEO, Teknologi, Finansial, Wisata, Resep Masakan dan lain-lain, Semoga dapat bermanfaat untuk teman semua.