Rancak Media JAKARTA — Penurunan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sekitar 1% pasca pengumuman reshuffle kabinet dan jelang pelantikan Menteri dan Wakil Menteri di Istana Kepresidenan pada Senin (8/9/2025) sore, disambut santai oleh Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa. Menanggapi koreksi pasar tersebut, Purbaya menekankan pengalaman panjangnya di dunia keuangan.
“Mungkin pasar enggak tahu, saya orang pasar. Saya berkecimpung di pasar sejak tahun 2000, lebih dari 15 tahun,” ujarnya di Kantor Kementerian Keuangan, Senin (8/9/2025). Pengalaman tersebut, menurutnya, memberikan pemahaman mendalam tentang dinamika pasar saham.
Lebih lanjut, Purbaya juga menjamin kapabilitas timnya. Ia menyebutkan Wakil Menteri Keuangan Anggito Abimanyu juga memiliki rekam jejak yang mumpuni di pasar modal. Sementara itu, Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara, dengan keahliannya di bidang fiskal dan pengalaman mengajar di Universitas Indonesia, serta Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono yang telah menjabat lebih dari setahun, membentuk tim yang solid dan berpengalaman.
“Jadi, kalau mau diperbaiki, dioptimalkan, rasanya sih kita punya instrumen yang cukup untuk memperbaiki IHSG secara bersama-sama,” jelasnya, menunjukkan optimisme dalam menghadapi koreksi pasar tersebut.
: Dilantik Prabowo jadi Menkeu, Purbaya Ungkap Ikut Bantu SBY-Jokowi
: Blak-blakan Menkeu Purbaya soal Skema Burden Sharing dengan BI
: Purbaya Kaget Dilantik Gantikan Sri Mulyani: Saya Pikir Saya Ditipu
Data RTI Business mencatat, IHSG ditutup turun 1,28% atau 100,49 poin ke level 7.766,84 setelah Presiden Prabowo mengumumkan reshuffle Kabinet Merah-Putih. Dari 794 saham yang diperdagangkan, 451 saham ditutup melemah, 232 saham menguat, dan 121 saham stagnan. IHSG hari ini bergerak di rentang 7.766,84 hingga 7.934,99.
Beberapa emiten berkapitalisasi besar yang mengalami penurunan signifikan antara lain PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) turun 3,75% ke Rp7.700, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) turun 4,06% ke Rp4.490, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) turun 2,50% ke Rp3.900, dan PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk. (PANI) yang amblas 5,76% ke Rp14.325.
Di sisi lain, beberapa saham yang menunjukan penguatan antara lain PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) naik 6,49% ke Rp3.610, PT Merdeka Copper Gold Tbk. (MDKA) naik 0,76% ke Rp2.640, PT United Tractors Tbk. (UNTR) naik 4,34% ke Rp26.450, dan PT Indika Energy Tbk. (INDY) yang naik 5,73% ke Rp1.660.
Ringkasan
Penurunan IHSG sekitar 1% pasca pengumuman reshuffle kabinet disikapi santai oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Beliau menekankan pengalaman panjangnya di pasar keuangan sejak tahun 2000 dan menjamin kapabilitas timnya yang solid dan berpengalaman di bidang fiskal dan pasar modal.
IHSG ditutup turun 1,28% ke level 7.766,84 dengan beberapa emiten besar mengalami penurunan signifikan, seperti BBCA, BMRI, BBRI, dan PANI. Sebaliknya, beberapa saham seperti ANTM, MDKA, UNTR, dan INDY menunjukan penguatan. Purbaya optimis dapat memperbaiki IHSG bersama timnya.
