
BOLASPORT.COM – Pemain yang kerap diplot sebagai false nine alias striker palsu di Arsenal, Mikel Merino, mencuri panggung Lamine Yamal saat Spanyol melibas Turkiye.
Timnas Spanyol berhadapan dengan Timnas Turkiye dalam lanjutan matchday Grup E Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa.
Dalam pertandingan kali ini, La Furia Roja bertindak sebagai tim tamu dengan menyambangi markas Turkiye di Torku Arena.
Duel tersebut digelar di Turkiye vs Spanyol digelar pada Minggu (7/9/2025) waktu setempat atau Senin dini hari WIB.
Menghadapi tim berjuluk Ay-Yildizlilar, Spanyol berhasil memetik kemenangan besar.
Lamine Yamal bukan bintang utama dalam kemenangan ini, melainkan Mikel Merino dengan torehan hattrick-nya.
Padahal, pertandingan ini seharusnya menjadi kesempatan bagi Yamal unjuk gigi kepada salah satu rival di generasinya, yakni Arda Guler.
Namun, winger Barcelona itu justru gagal mencetak gol.
Meski begitu, Yamal setidaknya mencatatkan dua assist dalam laga tadi.
Jalannya pertandingan
Kendati bermain di kandang lawan, Spanyol tetap tampil menyerang seperti biasanya.
Upaya itu sukses menghasilkan gol cepat pada menit keenam yang dicetak oleh Pedri.
Usai menerima umpan Nico Williams di dekat kotak penalti, Pedri mengecoh satu pemain Turkiye dengan fake shoot.
Kemudian sang gelandang Barcelona menempatkan bola di sudut kiri bawah gawang yang dijaga kiper Ugurcan Cakir.
Pada menit ke-22, Spanyol berhasil menambah isi pundi-pundi golnya lewat proses yang cantik.
Bermula dari pergerakan Marc Cucurella di sisi kiri penyerang Tim Matador, dia melepaskan umpan silang ke dalam kotak penalti.
Si kulit bulat berhasil dikontrol Mikel Oyarzabal dan diberikan kepada Nico Williams.
Tanpa berlama-lama, Williams langsung membagi bola kepada Mikel Merino yang muncul dari lini kedua.
Dengan dingin, gelandang Arsenal itu melepaskan tembakan kencang yang bersarang telak di dalam gawang.
Dua menit setelahnya, Lamine Yamal mendapat peluang emas usai menerima bola di depan mulut gawang.
Namun, tembakan Yamal justru melambung tinggi di atas mistar.
Sebelum babak pertama berakhir, tepatnya pada menit ke-45+1′, Merino kembali mencatatkan namanya di papan skor.
Kali ini gelandang berusia 29 tahun itu memanfaatkan umpan Pedri untuk membobol gawang Turkiye.
Skor 3-0 untuk keunggulan tim besutan Luis de la Fuente bertahan sampai turun minum.
Selepas jeda, Spanyol tak menurunkan intensitas serangannya.
Mereka tetap tampil agresif dan terus menggempur pertahanan tuan rumah.
Gol keempat Spanyol pun tercipta pada menit ke-53 lewat Ferran Torres.
Torres meneruskan umpan pendek Yamal di dalam kotak 16 untuk melepaskan tembakan keras.
Empat menit berselang, Merino berhasil mengukir hattrick.
Usai menerima umpan Yamal, Merino melesatkan tembakan dari luar kotak penalti yang meluncur ke pojok kanan atas gawang.
Pada menit ke-62, Pedri menambah penderitaan Turkiye dengan gol keduanya.
Oyarzabal punya peran besar dalam gol ini.
Dia lebih dulu melewati sejumlah pemain Turkiye di tengah lapangan sebelum mengirim umpan terobosan kepada Pedri.
Eks pemain Las Palmas itu lalu tinggal berhadapan satu lawan satu dengan Cakir di dalam kotak penalti.
Tanpa kesulitan, Pedri menaklukkan sang kiper sepakan mendatar.
Lesakan tersebut sekaligus menutup pesta enam gol tanpa balas Spanyol di kandang Turkiye.
FT: Turkiye 0-6 Spanyol (Pedri 6′, 62′, Merino 22′, 45+1′, 57′; Torres 53′)
Berikut susunan pemain Turkiye vs Spanyol:
Turkiye (4-2-3-1): 23-Cakir; 18-Muldur, 3-Demiral, 14-Bardakci, 13-Elmali (20-Kadioglu 68′); 16-Yuksek (5-Ozcan 83′), 10-Calhanoglu (6-Cokcu 68′); 21-Akgun, 8-Guler, 11-Yildiz; 7-Akurkoglu
Pelatih: Montella
Spanyol (4-3-3): 23-Simon; 22-Cucurella, 5-Huijsen, 3-Le Normand; 12-Porro; 20-Pedri (14-De Frutos 68′), 18-Zubimendi (16-Rodri 73′), 6-Merino; 17-Williams, 21-Oyarzabal (8-Lopez 68′), 19-Yamal (7-Morata 73′)
Pelatih: De la Fuente
