Calon Destinasi Mees Hilgers setelah Gagal Pindah 2 Kali, Negaranya Cristiano Ronaldo atau Turkiye?

 

Rancak Media Gagal pindah dua kali pada deadline day, Mees Hilgers masih berkesempatan hengkang dari FC Twente ke klub di negara lain.

Bek timnas Indonesia tersebut mendapati dua kesempatannya hijrah di hari terakhir pembukaan bursa transfer musim panas ini ambyar.

Mees Hilgers tak jadi berlabuh ke klub Liga Prancis, Brest, pada hari tenggat, Senin (1/9/2025).

Waktunya untuk menjalani tes medis dan merampungkan transfer tidak cukup. Jendela transaksi masuk di Ligue 1 berakhir pukul 20.00 waktu setempat.

Gagal ke Brest, Mees berganti haluan. Ia memburu peluang pindah ke sesama klub Liga Belanda, Go Ahead Eagles.

Jendela transfer Eredivisie baru ditutup sehari kemudian, Selasa (2/9/2025).

Lagi-lagi kans sang defender gabung dengan kompatriotnya, Dean James, hangus pada saat-saat terakhir.

Tidak ada deal tercapai hingga bursa ditutup tengah malam waktu setempat.

Pemain berusia 24 tahun itu untuk sementara terpaksa diparkir lagi di garasi skuad Twente.

Dia tak masuk proyek pelatih musim ini. Mees sudah menetapkan tujuan untuk pergi ke klub lain setelah lima tahun berkecimpung di tim utama The Tukkers.

Gagal dua kali pada deadline day bukan berarti menghancurkan rencananya untuk pindah dan memiliki klub baru.

Nasib Apes Mees Hilgers, Dua Kali Gagal Pindah di Hari Terakhir Bursa Transfer

Masih tersaji peluang gabung klub-klub top Eropa di negara yang bursa transfernya masih dibuka saat ini.

Hal tersebut sudah dikonfirmasi oleh Direktur Teknik FC Twente, Jan Streuer.

“Masih ada beberapa negara di mana pasar transfernya masih buka. Hal itu (Mees pindah) masih mungkin,” ujarnya kepada ESPN.

“Bagi klub-klub luar negeri, terkadang masih ada sedikit waktu lagi.”

“Pasar pemain di sana buka lebih lama, kemudian kami masih dapat menegosiasikannya,” kata Streuer.

Kecuali memutuskan untuk lebih awal mengakhiri kontrak yang tinggal berdurasi satu tahun di Twente, Mees sudah tak mungkin pindah menyusul Calvin Verdonk atau Kevin Diks ke lima liga terelite Eropa musim panas ini.

Namun, di antara daftar negara Eropa yang liganya masih membuka jendela transfer, beberapa masuk kategori lumayan menjanjikan.

Liga Portugal, misalnya, baru tutup lapak pada 15 September 2025.

Masih ada waktu seminggu lebih untuk Mees Hilgers, Twente, dan agennya kalau ingin berdialog dengan klub dari negara asalnya Cristiano Ronaldo.

Bahkan tak mustahil pemain berdarah Manado itu pindah ke klub elite Portugal yang bermain di Liga Champions atau Liga Europa.

Masih ada peluang gabung ke Sporting CP, Benfica, FC Porto, ataupun Braga – kuartet wakil Portugal di dua level tertinggi kejuaraan Eropa musim ini.

 

Selain Portugal, ada juga Liga Turkiye yang masih membuka lapak hingga 12 September 2025.

Proyeksi gabung klub raksasa macam Galatasaray atau Fenerbahce bakal menjanjikan karena Mees punya peluang tampil di pentas UEFA.

Menjajaki peluang ke Liga Portugal atau Turkiye bukan sesuatu yang buruk. Kedua kompetisi tersebut berada di zona 9 besar tabel koefisien UEFA.

Kalau tidak ke sana, masih terbuka kesempatan Mees hengkang ke klub Belgia (tutup 9 September), Austria (5 September), dan Yunani (12 September).

Penyebab Mees Hilgers Gagal Gabung Mantan Klub Jay Idzes

Apabila tidak pindah ke liga yang masih membuka jendela transfer, peluang menuju kompetisi bergelimang duit macam Arab Saudi (11 September) dan Qatar (16 September) layak diperhitungkan sebagai probabilitas lain.

Sementara itu, Liga Indonesia menutup jendela pada akhir bulan kemarin. Mees sudah tak bisa menyusul Thom Haye dan Eliano Reijnders yang melakukan napak tilas ke tanah leluhurnya.

Di kawasan Asia Tenggara, masih ada Liga Vietnam yang membuka jendela transfer pada 12-15 September.

Mengacu kepada data Transfermarkt, berikut jadwal deadline day bursa transfer di sejumlah negara pilihan yang masih membuka lapaknya.

  • 5 September 2025: Austria, Kroasia
  • 6 September 2025: Ukraina, Bosnia-Herzegovina
  • 7 September 2025: Slovakia, Makedonia Utara
  • 8 September 2025: Slovenia
  • 9 September 2025: Belgia, Bulgaria, Rep Ceko, Polandia, Rumania, Swiss, Siprus
  • 11 September 2025: Rusia, Arab Saudi
  • 12 September 2025: Yunani, Meksiko, Turkiye
  • 15 September 2025: Portugal, Vietnam
  • 16 September 2025: Qatar
  • 18 September 2025: Oman
  • 19 September 2025: Serbia
  • 1 Oktober 2025: Uni Emirat Arab

Baca Juga

nafa cahyani

Saya merupakan seorang content writer SEO, Teknologi, Finansial, Wisata, Resep Masakan dan lain-lain, Semoga dapat bermanfaat untuk teman semua.