
Rancak Media Tiket ke perempat final berhasil diraih ganda campuran Indonesia, Bobby Setiabudi/Melati Daeva Oktavianti, di Baoji China Masters 2025.
Tampil sebagai satu-satunya wakil Indonesia di Baoji China Masters 2025, Bobby Setiabudi/Melati Daeva Oktavianti sukses melewati ujian kedua.
Bobby/Melati mencetak kemenangan pada pertandingan babak kedua yang digelar di Baoji City Gymnasium, Baoji, China, Kamis (4/9/2025).
Skornya pun sangat meyakinkan.
Bobby/Melati mampu mengalahkan pasangan Malaysia, Ming Yap Too/Lee Yu Shan, dengan skor jomplang 21-12, 21-4.
Di atas kertas Bobby/Melati memang lebih difavoritkan untuk menang.
Too/Lee merupakan pasangan peringkat 172 dunia.
Mereka baru tampil bareng tahun ini dan belum pernah lolos ke perempat final dalam turnamen-turnamen yang diikuti meski di level International Challenge/Series sekali pun.
Hasil Baoji China Masters 2025 – Ada Wajah Familiar, Bobby/Melati Menang saat Unggulan Pertama Tumbang
Sementara Bobby/Melati di peringkat 56 dunia dan menjadi unggulan kedua di ajang bertaraf BWF Tour Super 100 ini.
Duet non-Pelatnas besutan PB Djarum sudah dua kali menjadi juara di Singapore dan Sri Lanka International Challenge tahun ini.
Bobby/Melati akan menghadapi unggulan kedelapan, Ruttanapak Oupthong/Benyapa Aimsaard (Thailand), di perempat final.
Oupthong/Aimsaard lolos setelah mengalahkan Lu Chen/Lin Yen Yu (Taiwan) dengan skor yang terbilang telak 21-15, 21-12.
Pasangan Negeri Gajah Putih merupakan kombinasi anyar dua pemain ganda berpengalaman.
Benyapa Aimsaard pernah menembus peringkat sembilan dunia ganda putri bersama kakaknya, Nuntakarn. Belum lama ini mereka menjadi juara US Open dan Canada Open.
Sedangkan Oupthong masih bertengger di peringkat 16 dunia bareng Jhenica Sudjaipraparat. Indonesia pun pernah dibuat gigit jari.
Di Orleans Masters 2025, mereka mengalahkan Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah dan Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil secara berturut-turut untuk ke semifinal.
Sementara itu, laga menegangkan mesti dijalani tunggal putra masa depan tuan rumah, Hu Zhen An, untuk melaju ke perempat final.
Juara Dunia Junior 2024 sekaligus lawan Alwi Farhan di final Kejuaraan Dunia Junior 2023 tersebut butuh tiga gim untuk menang.
Padahal lawan yang dihadapi Hu Zhe An merupakan pemain peringkat rendah yaitu Kim Hae-deun (Korea Selatan) dengan rank 259.
Kim membalas kekalahan pada gim pertama untuk memaksa rubber. Hu (rank 95 dunia) akhirnya menang dengan skor 21-14, 17-21, 21-18.
Transisi Hu menuju level senior memang kurang mulus.
Padahal akhir tahun lalu dia membuat kejutan dengan mengalahkan pemain top, Loh Kean Yew (Singapura) dan Lakshya Sen (India), dalam turnamen non-resmi bertajuk King Cup.
Jagoan Denmark, Anders Antonsen (Denmark), juga dipaksa berjuang hingga rubber game saat ditantangnya di final.
Sedangkan di ajang-ajang resmi BWF, prestasi tertingginya sejauh ini adalah mencapai semifinal di Ruichang China Masters 2025.
Ruichang China Masters juga berada di level BWF Tour Super 100 seperti Baoji China Masters.
Akane Yamaguchi Juara Dunia dengan Rendah Hati, Masih Pikirkan Chen Yu Fei yang Tumbang akibat Cedera
