
Rancak Media Tim kasta keempat Liga Inggris, Grimsby Town, terciduk turunkan pemain ilegal saat menghadapi Manchester United di Carabao Cup 2025-2026.
Pemain ilegal itu sempat bermain dan menjadi salah satu eksekutor penalti saat Man United tumbang di putaran kedua ajang tersebut.
The Red Devils harus tumbang lewat drama adu penalti usai bermain imbang 2-2 kontra Grimsby Town di waktu normal.
Grimsby sempat unggul dua gol atas Man United di paruh pertama lewat gol Charles Vernam dan Tyrell Warren.
Vernam mencetak golnya pada menit ke-22 dan disusul oleh Warren yang mencetak gol lewat blunder Andre Onana di menit ke-30.
Keunggulan dua gol lawan kemudian mampu disamakan Bruno Fernandes dkk di 15 menit terakhir waktu normal lewat Bryan Mbeumo dan Harry Maguire.
Mbeumo mencetak golnya pada menit ke-75 dan disusul oleh gol dari Maguire pada menit ke-89.
Hasil imbang ini memaksa laga berlanjut ke adu penalti, di mana Grimsby berhasil memenangkan babak ini dengan skor 12-11.
Usai pertandingan, terkuak sebuah fakta menarik bahwa Grimsby ternyata memainkan pemain ilegal kontra Man United.
3 Eks Pelatih Man United Kompak Dipecat dalam Tempo 4 Hari, Amorim Sampai Kapan Bertahan?
Dilansir BolaSport.com dari The Athletic, pemain ilegal itu adalah Clarke Oduor.
Oduor merupakan rekrutan baru Grimsby yang diangkut dengan status pinjaman pada bursa transfer musim panas 2025.
Oduor dianggap sebagai pemain ilegal karena tim berjuluk The Mariners itu mendaftarkannya satu menit setelah setelah batas akhir waktu registrasi.
Disebutkan batas akhir waktu pendaftaran untuk pemain yang bertanding di laga tersebut adalah jam 12 siang pada hari sebelum pertandingan.
Sejatinya pendaftaran Oduor disetujui oleh EFL selaku operator.
Tapi waktu pengajuan yang kelewat batas membuatnya tidak memenuhi syarat untuk bertanding.
Karena dianggap ilegal, EFL memutuskan tak mengadakan rematch atau tanding ulang dan hanya menjatuhkan denda untuk Grimsby.
Denda tersebut sebesar 20 ribu poundsterling (Rp438 juta), di mana 10 ribu poundsterling (Rp219 miliar) ditangguhkan hingga akhir musim andai Grimsby menurunkan pemain ilegal lagi.
Sementara itu, Oduor tampil melawan Man United dengan masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-73.
Setan Merah memiliki waktu lima hari kerja untuk mempertimbangkan akan melakukan banding atau tidak terhadap sanksi bagi Grimsby.
Muncul desas-desus bahwa pihak Man United mungkin bakal menuntut diadakan pertandingan ulang sebagai konsekuensinya.
Akan tetapi, melihat kasus serupa yang pernah terjadi dulu, tuntutan itu terlalu berat karena pihak EFL biasanya memang cuma menjatuhkan denda.
Hal tersebut pernah dialami Liverpool (2019), Accrington Stanley (2016), dan Sunderland (2013).
Deal! Onana Siap-siap Tergusur, Man United Sepakat Gaet Penerus Courtois
Terlepas dari kasus tersebut, kekalahan dari Grimsby Town menjadi aib tersendiri sepanjang berdirinya Man United.
The Red Devils untuk pertama kalinya tersingkir dari Carabao Cup atau Piala Liga Inggris dari tim kasta keempat.
Selain itu, kekalahan ini dianggap salah satu alasan kuat Man United untuk membeli kiper baru menyusul blunder yang dibuat Andre Onana.
Beberapa pekan kemudian, tim asal Manchester itu memboyong Senne Lammens sebagai penjaga gawang anyar.
Lammens didatangkan dari Royal Antwerp dengan biaya 21 juta euro (Rp400 miliar) sebelum penutupan bursa transfer.
