
Rancak Media Pebulu tangkis tunggal putra China, Shi Yu Qi, menjadi Juara Dunia 2025 setelah menaklukkan Kunlavut Vitidsarn (Thailand).
Bertanding pada final Kejuaraan Dunia 2025 di Adidas Arena, Paris, Prancis, Minggu (31/8/2025), Shi menang melalui rubber game.
Melalui hasil ini Shi menambah rekor keunggulan menjadi 6-3. Tunggal putra nomor 1 dunia itu menggagalkan Vitidsarn yang dalam perjalanan menuju final menaklukkan Alwi Farhan dan Jonatan Christie itu mempertahankan gelar.
Shi juga mengakhiri paceklik gelar tunggal putra China yang terakhir kali direbut Chen Long pada 2015 atau 10 tahun lalu. Shi sebelumnya pernah melaju ke final kejuaraan dunia, tetapi harus puas dengan medali perak pada 2018.
Jalannya pertandingan.
Shi membuka gim pertama dengan memimpin 6-3. Pukulan shi yang melebar memberi poin bagi Vitidsarn. Shi menjaga keunggulan, 8-4. Vitidsarn mengejar ketertingglan 6-8 lewat smes keras.
Reli panjang mewarnai laga, Shi memimpin 9-6 setelah backhand Vitidsarn menyangkut di net. Kesalahan Vitidsarn dalam menempatkan shuttlecock membuat Shi menjauh 10-16.
Vitidsarn menjaga keunggulan lewat smes. Shi yang sudah unggul, mengunci pada interval, 11-7. Shi memperlebar keunggulan setelah memadukan serangan dan pukulan cepat setelah interval.
Shi terus menghujani smes untuk menjauh, 13-7. Kesalahan Vitidsarn memicu Shi di posisi nyaman memimpin.
Vitidsarn memberikan perlawanan, tetapi dia tak berkutik saat Shi terus melancarkan smes yang tidak mampu dia kembalikan menjadi 15-8. Asa dijaga Vitidsarn setelah dia juga menambah angka lewat smes jadi, 9-15.
Shi menampilkan pertahanan yang solid dan terus menambah angka setelah Vitidsarn melakukan kesalahan saat mengembalikan shuttlecock.
Vitidsarn menjaga asa dengan menambah poin beruntun 11-17. Namun, Shi tampil lebih tenang dan tidak banyak melakukan kesalahan untuk menjaga dominasi.
Pertahanan Shi mulai goyah sehingga dia banyak melakukan kesalahan yang menguntungkan Vitidsarn. Vitidsarn perlahan mendekat, 17-18.
Momentum didapat Vitidsarn setelah dia menyamakan skor lewat smes ke sisi kiri Shi.
Shi membalas dengan menjauh, 19-18. Namun, kondisi tersebut tidak bertahan lama setelah Vitidsarn mencatat skor imbang.
Smes Shi yang keluar mmebuat Vitidsarn mencetak game point, 20-19. Flick service memastikan comeback Vitidsarn dan mengunci gim ini menjadi miliknya, 21-19.
Hasil Final Kejuaraan Dunia 2025 – Pesta Malaysia Tak Berlanjut, Tan/Thinaah Terkubur Duel Karet 3 Gim
Vitidsarn mencetak dua poin beruntun pada awal gim kedua. Shi dengan cepat menyamakan kedudukan, 2-2.
Shi lalu berbalik unggul setelah mencetak rentetan poin menjadi 6-2. Sambaran cepat Vitidsarn membuat dia mendekat, 4-6.
Reli panjang 40 pukulan selanjutnya terjadi yang dimenangi oleh Shi untuk menjauh, 7-4.
Meski begitu, Vitidsarn dengan ketenangannya mendekat, 5-8. Shi memperlebar jarak 10-5 setelah smes Vitidsarn menyangkut di net. Shi mengunci interval, 11-5.
Vitidsarn mengejar ketertinggalan selepas interval, 6-11. Shi menjauh 12-6 setelah bermain lebih cepat. Shi semakin di atas angin dengan keunggulan cukup nyaman, 19-8.
Rentetan poin Shi terhenti setelah pukulannya tidak menyebrang ke bidang lawan. Vitidsarn menambah angka, 10-19. Shi lalu mencetak game point, 20-10 dan memaksa terjadinya rubber game.
Pada gim kedua, Vitidsarn yang sempat tertinggal menyamakan skor dan berbalik memimpin, 4-3. Shi mulai goyah sehingga pukulannya tidak akurat dan tertinggal 3-6.
Vitidsarn memanfaatkan peluang tersebut dengan terus melancarkan serangan tipis di dekat net dan unggul cukup jauh, 8-3.
Shi mengejar ketertinggalan, 7-8 dan mencatat skor imbang 8-8. Kedua pemain berbagi poin yang dibalas Shi dengan keunggulan pada interval, 11-9.
Reli panjang dimenangi Vitidsarn untuk mendekat, 10-11 setelah interval. Shi mempertahankan keunggulan dengan rentetan poin menjadi, 16-10.
Vitidsarn berusaha bangkit, tetapi Shi semakin menguasai laga dan unggul, 19-16. Namun, Vitidsarn menjaga harapan dengan menipiskan selisih skor 18-19.
Kesalahan Vitidsarn membuat Shi mencetak match point, 20-18. Shi yang sudah unggul menang dengan skor, 19-21, 21-10, 21-18.
Kejuaraan Dunia 2025 – Anak Didik Nova Widianto Akui Rasakan Tekanan dengan Jafar/Felisha, Mantan Rival Tontowi/Liliyana Buka Suara
