Rancak Media
Kekalahan mengenaskan dialami mantan pasangan nomor satu dunia, Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen (Denmark), pada semifinal Kejuaraan Dunia 2025.
Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen menjadi korban keganasan Kim Won-ho/Seo Seung-jae (Korea Selatan) yang tengah berada dalam performa puncak. Ganda putra Korea Selatan ini tampil solid dan tanpa celah, membuat Astrup/Rasmussen tak berdaya di Adidas Arena, Paris, Prancis, Sabtu (31/8/2025).
Kim/Seo, yang kembali berpasangan pada awal tahun ini, memang menjadi momok menakutkan bagi lawan-lawannya. Sempat hanya berjaya di ajang Grand Prix Gold/Super 300 tujuh tahun lalu, kini mereka menjelma menjadi penguasa turnamen bergengsi, dimulai dengan gelar Malaysia Open yang berlevel Super 1000.
Sejauh ini, Kim/Seo telah mengoleksi enam gelar juara, tiga di antaranya adalah gelar Super 1000, level tertinggi dalam turnamen terbuka, yang mereka raih di Malaysia Open, All England Open, dan Indonesia Open.
Nyaris menyapu bersih seluruh gelar Super 1000, laju Kim/Seo terhenti di perempat final China Open. Kala itu, pasangan dadakan Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, berhasil mengalahkan mereka dengan skor 19-21, 14-21.
Hasil Kejuaraan Dunia 2025 – Prestasi Pelatih Indonesia, Nova Widianto Cetak Sejarah bareng Ganda Malaysia
Kegagalan di China Open tampaknya menjadi pelecut semangat bagi Kim/Seo. Mereka tampil sangat dominan di Kejuaraan Dunia 2025, turnamen bulu tangkis terbesar bulan ini.
Pada laga semifinal, Kim/Seo langsung menekan Astrup/Rasmussen sejak awal. Bahkan, skor mencolok 9-0 sudah terpampang di papan skor.
Strategi Kim/Seo untuk merusak rotasi Astrup/Rasmussen dengan penempatan bola ke dua sisi lapangan atau lob ke area belakang terbukti efektif. Pengembalian bola dari Astrup dan terutama Rasmussen terlihat kurang optimal. Diketahui bahwa Rasmussen sempat mengalami masalah cedera yang memengaruhi performanya.
Meskipun pasangan Denmark mencoba mengimbangi dengan agresivitas di area depan, mereka tetap kesulitan. Sempat memperkecil ketertinggalan menjadi 16-11, Kim/Seo kembali tancap gas dan mengunci gim pertama dengan skor 21-12, dengan fokus serangan ke arah Rasmussen.
Di gim kedua, performa Astrup/Rasmussen semakin menurun. Mereka tampak kesulitan mengantisipasi serangan Kim/Seo, dan beberapa kali melakukan kesalahan.
Bahkan, Astrup/Rasmussen terlihat seperti sudah menyerah, dengan reli-reli yang berakhir dengan cepat. Selisih skor semakin melebar, menjadi 3-0, 3-1, 9-1, 9-2 (karena service fault Seo), 19-2, 19-3 (karena servis Kim tidak sampai), dan akhirnya 21-3.
Astrup/Rasmussen bukanlah korban pertama keganasan Kim/Seo. Di babak 16 besar, mereka juga menghajar pasangan Indonesia, Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana, dengan skor telak 17-21, 21-9, 21-4.
Kini, Kim/Seo tinggal menunggu lawan di final. Mereka akan menghadapi pemenang laga antara Chen Bo Yang/Liu Yi (China) dan Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty (India).
Bagi Seo Seung-jae, merebut medali emas di Kejuaraan Dunia 2025 akan melanjutkan tren positifnya. Pada edisi sebelumnya di Copenhagen 2023, pemain berusia 27 tahun itu berhasil meraih dua gelar sekaligus, di ganda putra dan ganda campuran. Sementara tahun ini, Kim hanya tampil di nomor ganda putra.
Hasil Kejuaraan Dunia 2025 – Ubah Aib Jadi Harapan, Chen Yu Fei Atasi 3 Petaka untuk Kalahkan An Se-young
Ringkasan
Pada semifinal Kejuaraan Dunia 2025, pasangan ganda putra Korea Selatan, Kim Won-ho/Seo Seung-jae, tampil dominan dan mengalahkan mantan pasangan nomor satu dunia asal Denmark, Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen, dengan skor telak. Astrup/Rasmussen tampak kesulitan mengantisipasi serangan Kim/Seo, terutama karena cedera yang dialami Rasmussen.
Sebelumnya, Kim/Seo juga mengalahkan pasangan Indonesia, Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana, di babak 16 besar. Di final, Kim/Seo akan menghadapi pemenang antara Chen Bo Yang/Liu Yi (China) dan Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty (India). Kemenangan di Kejuaraan Dunia 2025 akan melanjutkan tren positif Seo Seung-jae, yang sebelumnya meraih dua gelar di edisi 2023.
