
Rancak Media Chelsea meraih kemenangan dalam Derbi London Barat melawan Fulham dengan diwarnai keputusan kontrovesial wasit lewat VAR.
Anak asuh Enzo Maresca menjalani pekan ketiga Liga Inggris di kandang sendiri, Stamford Bridge.
Musuh yang datang adalah rival London Barat, Fulham, Sabtu (30/8/2025) siang waktu setempat atau malam WIB.
Keputusan wasit Rob Jones menjadi tema utama dalam pertandingan ini. Sang tamu merasa jadi korban.
Baik Chelsea maupun Fulham tidak banyak melancarkan ancaman berbahaya dalam 20 menit awal.
Ada beberapa peluang, tapi belum bisa dikategorikan kesempatan emas untuk menghasilkan gol.
The Cottagers justru membungkam publik Bridge terlebih dulu saat pertandingan memasuki menit ke-22.
Aksi sprint Joshua King setelah menerima umpan brilian Sander Berge dari lini tengah berujung penyelesaian jitu yang menaklukkan kiper Robert Sanchez.
Angka di papan skor sempat berubah 1-0 bagi Fulham. Namun, wasit mendapat instruksi dari ruang kontrol soal adanya insiden pelanggaran.
Melalui VAR, Jones melihat proses gol The Cottagers didahului injakan Rodrigo Muniz terhadap Nathaniel Chalobah.
Kejadian itu muncul sebelum bola bergulir ke kaki Berge dan diumpannya kepada King.
Wasit pun membatalkan gol tim tamu. Skor kembali 0-0.
Laga bergejolak mendekati istirahat. Chelsea mendapatkan peluang emas melalui tembakan jarak dekat Tyrique George yang diblok kiper Bernd Leno.
Upaya ini menghasilkan sepak pojok. Apes bagi Fulham, eksekusi Enzo Fernandez dari korner berhasil ditanduk mulus oleh Joao Pedro.
Penyerang Brasil itu meneruskan rekor apik dalam start bersama Chelsea.
Sejak direkrut dari Brighton, Pedro mencetak 5 gol dalam 5 pertandingan sebagai starter di semua kompetisi.
Chelsea masuk lorong pemain dengan keunggulan 1-0. Masuk babak kedua, tak perlu lama menunggu munculnya kontroversi.
Pada menit ke-51, ada dua insiden handball yang terjadi di dalam kotak penalti Fulham.
Pertama, bola tampak mengenai tangan Pedro ketika disontek pemain lawan yang berusaha merebutnya.
Si kulit bulat kemudian bergulir keluar, diterima Moises Caicedo, dan ditembakkan ke arah gawang.
Bola tembakan Caicedo mengenai tangan Ryan Sessegnon, yang berusaha mengebloknya.
Soal dua insiden beruntun ini, Jones memberikan interpretasi berbeda melalui VAR.
Ia menganggap handball Pedro tak disengaja, sedangkan Sessegnon sebaliknya.
Sessegnon terlihat mencoba menggerakkan tangannya sehingga dianggap poin gestur tidak natural.
Jones menunjuk titik putih. Tendangan penalti untuk Chelsea.
Sementara itu, pelatih Fulham, Marco Silva, cuma bisa tertawa sembari geleng-geleng kepala menyikapi keputusan.
Fernandez maju sebagai eksekutor. Arah tembakannya ke tengah gawang sukses mengecoh Leno, yang melompat ke pinggir.
Keunggulan 2-0 bagi tuan rumah awet sampai bubaran kendati lahir berbagai peluang yang dibuat kedua tim.
Christopher Nkunku Resmi ke AC Milan, Rossoneri Makin Ramai Jadi Suaka Pemain Chelsea
Chelsea jadi pihak yang senang di akhir. The Blues meraih 7 poin dari 3 partai dan sementara ini memuncaki klasemen Liga Inggris.
Si Biru paling atas sebelum tiga pemilik rapor sempurna dalam dwilaga pertama, Arsenal, Liverpool, dan Tottenham, menyusul tampil.
Hasil pertandingan
Chelsea 2-0 Fulham (Joao Pedro 45+9′, Enzo Fernandez 56′-pen.)
Susunan pemain
Chelsea (4-2-3-1): 1-Roberto Sanchez; 27-Malo Gusto, 23-Nathaniel Chalobah, 4-Tosin Adarabioyo, 3-Marc Cucurella; 25-Moises Caicedo, 8-Enzo Fernandez; 41-Willian Estevao (Jamie Gittens 68′), 20-Joao Pedro, 7-Pedro Neto (Reece James 81′); 9-Liam Delap (Tyrique George 14′, Andrey 81′)
Pelatih: Enzo Maresca
Fulham (4-2-3-1): 1-Bernd Leno; 2-Kenny Tete, 5-Joachim Andersen, 3-Calvin Bassey, 30-Ryan Sessegnon (Antonee Robinson 67′); 20-Sasa Lukic, 16-Sander Berge; 21-Timothy Castagne (Harry Wilson 60′), 24-Josh King (Emile Smith Rowe 67′), 17-Alex Iwobi (Adama Traore 84′); 9-Rodrigo Muniz (Raul Jimenez 60′).
Pelatih: Marco Silva
