
Rancak Media Timnas Indonesia mendapat ejekan dari media asal Vietnam usai tidak jadi bertanding melawan Timnas Kuwait di FIFA Matchday September mendatang sebagai persiapan Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Kabar kurang mengenakkan menghampiri Timnas Indonesia menjelang agenda FIFA Matchday September. Pasalnya, rencana awal untuk menjajal kekuatan Timnas Kuwait “The Blue Waves” pada bulan depan harus dibatalkan secara sepihak, memicu sorotan tajam dari media Vietnam.
Rencana duel kontra Kuwait ini bukanlah keputusan mendadak. Ketum PSSI, Erick Thohir, telah mengumumkannya sejak beberapa bulan lalu sebagai bagian dari persiapan krusial Skuad Garuda. Namun, harapan itu pupus ketika PSSI menerima surat pembatalan dari Federasi Sepak Bola Kuwait (KFA).
Hingga kini, alasan pasti di balik pembatalan mendadak ini belum terkuak. Erick Thohir sendiri menduga adanya masalah internal di kubu KFA atau “The Blues” yang menjadi penyebab batalnya pertandingan persahabatan penting tersebut.
Dengan batalnya laga melawan Kuwait, Timnas Indonesia kini hanya akan menghadapi Lebanon “The Cedars” dalam agenda FIFA Matchday September 2023. Pertandingan tunggal ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, pada 8 September 2023.
Terima Pinangan PSSI Jadi Direktur Teknik, Alexander Zwiers Ungkap Hal Spesial dari Indonesia
Insiden ini sontak menarik perhatian salah satu media Vietnam terkemuka, Soha. Dalam laporannya, Soha menyikapi pembatalan ini dengan campuran “lucu sekaligus menyedihkan” bagi Indonesia.
Mengutip laporan Soha, mereka menyatakan, “Tim Indonesia mengalami sebuah kejadian lucu sekaligus menyedihkan sebelum laga Kualifikasi Piala Dunia.” Media tersebut menambahkan, “Persiapan Indonesia menghadapi putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia baru saja menemui insiden yang cukup serius. Laga persahabatan antara Indonesia dan Kuwait yang dijadwalkan berlangsung pada FIFA Matchday September tiba-tiba dibatalkan.”
Soha sangat memahami urgensi PSSI mengundang Kuwait dan Lebanon untuk laga persahabatan di bulan September. Media tersebut mengetahui bahwa dua lawan ini dimaksudkan sebagai uji coba strategis jelang putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Dalam babak kualifikasi nanti, Skuad Garuda yang tergabung di Grup B akan menghadapi dua kekuatan Timur Tengah, yaitu Arab Saudi dan Irak. Oleh karena itu, Timnas Indonesia berencana menjajaki tim-tim dari jazirah Arab lainnya untuk mengenal lebih dalam tipikal permainan wakil Timur Tengah.
Kena PHP Kuwait, Erick Thohir Sempat Berpikir Persiapan Timnas Indonesia Jelang Kualifikasi Piala Dunia 2026 Disabotase
Pembatalan mendadak dari Kuwait ini menjadi pukulan tak terduga bagi persiapan Indonesia. Soha menegaskan, “Insiden ini merupakan kejadian yang tak terduga bagi tim Indonesia, mengingat mereka tengah mempersiapkan diri dengan matang untuk putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 mendatang.”
Kini, Timnas Indonesia kemungkinan besar hanya akan menjalani satu laga uji coba saja menjelang kualifikasi yang krusial tersebut. “Indonesia awalnya berencana untuk menghadapi Kuwait dan Lebanon demi meningkatkan daya saing mereka, karena mereka akan menghadapi tim besar seperti Irak dan Arab Saudi pada babak kualifikasi nanti,” tutup laporan Soha, menggarisbawahi dampak serius dari pembatalan ini pada ambisi Skuad Garuda di kancah Kualifikasi Piala Dunia.
Ringkasan
Rencana Timnas Indonesia menghadapi Kuwait di FIFA Matchday September dibatalkan secara sepihak oleh Federasi Sepak Bola Kuwait (KFA). Pembatalan mendadak ini memicu ejekan dari media Vietnam, Soha, yang menganggapnya sebagai kejadian “lucu sekaligus menyedihkan” bagi Indonesia. Ketum PSSI, Erick Thohir, menduga adanya masalah internal di KFA sebagai penyebab pembatalan tersebut.
Laga kontra Kuwait sebenarnya krusial sebagai uji coba persiapan Kualifikasi Piala Dunia 2026, terutama untuk menghadapi tim Timur Tengah seperti Arab Saudi dan Irak. Kini, Timnas Indonesia hanya akan menjalani satu pertandingan persahabatan melawan Lebanon pada 8 September 2023 di Surabaya. Insiden ini dinilai sebagai pukulan tak terduga bagi persiapan Skuad Garuda yang sedang serius menghadapi kualifikasi penting tersebut.
