Como Hancurkan Lazio: Aksi Nico Paz ‘Titisan Messi’ di Liga Italia!

 


Como 1907, klub kebanggaan milik Grup Djarum dari Indonesia, memulai petualangan di kasta tertinggi Liga Italia musim ini dengan performa gemilang, didukung oleh aksi memukau dari sang “titisan Lionel Messi”, Nico Paz.

Musim baru Serie A 2025-2026 dibuka dengan bentrokan sengit antara Como dan Lazio di Stadion Giuseppe Sinigaglia pada Minggu (24/8/2025). Pertandingan ini bukan sekadar laga pembuka biasa bagi tuan rumah Como; ia membawa misi balas dendam setelah tragedi yang menimpa mereka musim sebelumnya.

Di stadion yang sama, Como, yang dijuluki I Lariani, pernah menjadi bulan-bulanan Lazio. Mereka menyerah telak dengan skor mencolok 1-5 pada November 2024. Kala itu, gawang Como yang masih dijaga oleh kiper timnas Indonesia, Emil Audero, dibombardir oleh gol-gol Taty Castellanos (2), Pedro, Patric, dan Loum Tchaouna, dengan Como hanya mampu membalas satu gol melalui Luca Mazzitelli.

Namun, kondisi kedua tim telah mengalami banyak perubahan signifikan musim ini. Como tampil dengan wajah baru setelah melakukan investasi besar di bursa transfer, mendatangkan sejumlah pemain baru yang menjanjikan. Di sisi lain, Lazio menghadapi tantangan dengan embargo transfer yang menghalangi mereka merekrut amunisi anyar. Pergantian kepelatihan juga terjadi di kubu Si Elang Muda, di mana kendali kini berada di tangan arsitek kawakan, Maurizio Sarri, menggantikan Marco Baroni.

Duel ini juga menjadi momen reuni yang menarik bagi Cesc Fabregas, pelatih Como, dengan Maurizio Sarri, yang pernah melatihnya saat keduanya berada di Chelsea. Pertemuan dua otak taktik ini menambah bumbu tersendiri pada laga pembuka.

Como menunjukkan bahwa mereka bukanlah tim yang sama seperti musim lalu. I Lariani bermain jauh lebih berani dan agresif dibandingkan Lazio. Hal ini terbukti dari catatan penguasaan bola yang mencapai 71 persen di babak pertama saja, jauh meninggalkan Lazio yang hanya 29 persen. Sepanjang paruh awal pertandingan, klub milik Grup Djarum ini juga mendominasi serangan dengan melepas delapan tembakan berbanding tiga milik Lazio. Salah satu peluang emas melalui tembakan Mergim Vojvoda bahkan digagalkan oleh penyelamatan super kiper Biancoceleste, Ivan Provedel. Babak pertama pun berakhir tanpa gol, 0-0.

Grup Djarum Tolak Duit Nyaris 1 Triliun dari Tottenham, Segini Banderol Como untuk Titisan Messi

Memasuki babak kedua, tensi pertandingan langsung meninggi. Lazio sempat memberi ancaman awal dengan tembakan Matteo Cancellieri dari luar kotak penalti yang sayangnya masih meleset dari target. Namun, kebuntuan akhirnya pecah dua menit pascajeda, berkat aksi brilian dari Nico Paz.

Playmaker timnas Argentina yang dijuluki titisan Lionel Messi itu melakukan aksi putar badan yang memukau untuk mengecoh pemain lawan, lalu melepaskan umpan terobosan mematikan dari area tengah lapangan. Operan presisi tersebut bak membelah laut, mengiris pertahanan Lazio dengan sadis. Bola diterima Anastasios Douvikas dan diselesaikannya dengan tembakan jitu ke gawang. Sempat mengenai kaki Provedel, bola akhirnya bersarang ke jaring gawang, membawa Como unggul 1-0.

Angka di papan skor sempat berubah menjadi 1-1 ketika Castellanos menceploskan bola dalam situasi satu lawan satu dengan Provedel. Namun, Lazio harus menelan pil pahit. Gol tersebut dianulir wasit setelah tinjauan VAR, karena didahului oleh posisi offside. Kesempatan bagi tim tamu untuk menyamakan kedudukan pun pupus.

Selanjutnya, Nico Paz benar-benar menghidupkan julukan calon suksesor Messi. Pemuda berusia 20 tahun itu kembali memamerkan aksi memukau layaknya sang megabintang untuk melahirkan gol kedua Como. I Lariani mendapatkan tendangan bebas di area berbahaya, dan Paz maju sebagai eksekutor. Mirip Messi, tendangan kaki kiri pemain jebolan Real Madrid itu sangat mematikan. Ia berhasil melepaskan perekik melengkung yang indah ke pojok atas gawang, tanpa kuasa dijangkau Provedel yang sudah berusaha sekuat tenaga.

Meski sudah unggul dua gol, Como belum selesai menekan. Tembakan Vojvoda nyaris menghasilkan gol ketiga saat membentur keras mistar gawang. Di sisa laga, Provedel benar-benar menjadi bulan-bulanan, dengan menggagalkan tembakan bertubi-tubi dari Vojvoda, Lucas Da Cunha, dan rekan-rekannya, namun tidak ada gol tambahan yang tercipta hingga peluit akhir berbunyi.

Hasil pertandingan
Como 2-0 Lazio (Anastasios Douvikas 47′, Nico Paz 73′)

Susunan pemain
Como (3-4-2-1): 1-Jean Butez; 77-Ignace van der Brempt (Ivan Smolcic 70′), 14-Jacobo Ramon, 2-Marc-Oliver Kempf; 31-Mergim Vojvoda, 33-Lucas Da Cunha, 23-Maximo Perrone (Maxence Caqueret 79′), 3-Alex Valle; 10-Nico Paz (Sergi Roberto 79′), 17-Jesus Rodriguez (Nicolas Kuhn 90+2′); 11-Anastasios Douvikas (Alvaro Morata 70′).
Pelatih: Cesc Fabregas

Lazio (4-3-3): 94-Ivan Provedel; 29-Manuel Lazzari (Adam Marusic 61′), 34-Mario Gila, 25-Oliver Provstgaard, 17-Nuno Tavares (Luca Pellegrini 66′); 8-Matteo Guendouzi, 32-Danilo Cataldi (Nicolo Rovella 66′), 7-Fisayo Dele-Bashiru (Boulaye Dia 75′); 22-Matteo Cancellieri (Pedro 61′), 11-Taty Castellanos, 10-Mattia Zaccagni.
Pelatih: Maurizio Sarri

Ringkasan

Como 1907, klub milik Grup Djarum, memulai petualangan di Serie A 2025-2026 dengan kemenangan 2-0 atas Lazio, membalas kekalahan telak musim sebelumnya. Mereka tampil dominan sejak awal, mencatatkan 71% penguasaan bola di babak pertama. Performa Como didukung oleh investasi besar di bursa transfer, berbanding terbalik dengan Lazio yang mengalami embargo transfer.

Kebuntuan pecah di babak kedua melalui aksi gemilang Nico Paz, yang dijuluki “titisan Lionel Messi”. Ia memberikan assist untuk gol Anastasios Douvikas pada menit ke-47, kemudian mencetak gol kedua Como di menit ke-73 lewat tendangan bebas memukau. Kemenangan ini menandai awal yang kuat bagi Como di kasta tertinggi Liga Italia.

Baca Juga

nafa cahyani

Saya merupakan seorang content writer SEO, Teknologi, Finansial, Wisata, Resep Masakan dan lain-lain, Semoga dapat bermanfaat untuk teman semua.