Rancak Media – Duel sengit antara Persija Jakarta dan Malut United FC di Jakarta International Stadium (JIS) pada Sabtu (22/8) sore berakhir imbang 1-1, menyisakan banyak cerita menarik. Di tengah dramatisnya pertandingan yang diwarnai kartu merah dan gol-gol indah, sorotan utama justru jatuh kepada gelandang Persija, Fabio Calonego. Pemain asal Brasil ini berhasil meraih predikat sebagai pemain dengan poin tertinggi, membuktikan vitalnya perannya di lapangan hijau.
Meskipun skor akhir tidak menghasilkan pemenang, kedua tim harus puas berbagi satu angka. Ketegangan memuncak di babak kedua, terutama setelah Ilham Rio Fahmi dari Persija diganjar kartu merah pada menit ke-59, memaksa Macan Kemayoran bermain dengan 10 orang. Situasi ini dimanfaatkan Malut United untuk unggul lebih dulu lewat tendangan spektakuler Yance Sayuri dari jarak jauh pada menit ke-72. Namun, Persija menunjukkan mental baja dengan menyamakan kedudukan sepuluh menit kemudian melalui sepakan keras Maxwell Souza.
Yang menarik, data dari Lapangbola mengungkapkan fakta mengejutkan: Fabio Calonego, yang tidak mencetak gol, justru menjadi pemain dengan rating tertinggi. Gelandang energik ini berhasil mengumpulkan nilai impresif 8,6, menjadikannya satu-satunya pemain yang melampaui angka 8 dalam pertandingan tersebut. Performa Calonego jauh melampaui ekspektasi, bahkan di atas para pencetak gol.
Penilaian istimewa terhadap Fabio Calonego ini tidak lepas dari kontribusinya yang luar biasa. Berperan sebagai roaming playmaker, Calonego menunjukkan etos kerja tanpa lelah, menjaga keseimbangan lini tengah Persija dengan sangat baik. Sepanjang 90 menit, ia secara konsisten naik membantu penyerangan dan turun bertahan, membuktikan dirinya sebagai motor penggerak tim. Statistiknya pun berbicara banyak, dengan 50 operan sukses yang dilepaskannya sepanjang laga.
Tak hanya itu, Fabio Calonego juga menjadi otak di balik gol penyama kedudukan Persija. Dialah yang mengirimkan umpan silang akurat dari sisi kanan penyerangan, yang kemudian dikonversi menjadi gol oleh Maxwell Souza. Kontribusi nyata dalam serangan ini semakin mempertegas posisinya sebagai pemain paling berpengaruh dalam duel ini, bahkan nilai 7,8 yang diraih Maxwell Souza terasa tertinggal jauh. Di jajaran pemain Persija, setelah Calonego dan Maxwell, ada Van Basty Sousa dengan 7,4 poin dan Alan Cardoso dengan 7,3 poin.
Di kubu lawan, Malut United juga memiliki pemain yang tampil menonjol. Yance Sayuri, mantan pemain PSM Makassar yang mencetak gol pembuka lewat tendangan jarak jauh, dinobatkan sebagai pemain terbaik untuk Malut United dengan poin 7,9. Pencapaian ini menempatkannya sebagai pemain dengan rating tertinggi kedua secara keseluruhan dalam pertandingan yang berlangsung sengit kemarin. Menariknya, terlepas dari penilaian Lapangbola, Yance Sayuri juga terpilih sebagai man of the match versi Super League 2025/2026 untuk laga ini.
Selain Yance Sayuri, bek tangguh Gustavo Franca, eks penggawa Persib Bandung, turut menunjukkan performa apik bagi Malut United dengan meraih 7,5 poin. Disusul oleh rekan duetnya di lini belakang, Chechu Meneses, yang mencatat 7,1 poin. Pemain Malut United lainnya umumnya mendapatkan poin di bawah 7, menegaskan dominasi Yance dan Gustavo dalam skuad mereka. Pertandingan ini menjadi bukti nyata bahwa kontribusi non-gol seringkali sama vitalnya, atau bahkan lebih, dalam menentukan jalannya sebuah laga sepak bola.
Ringkasan
Duel Persija Jakarta kontra Malut United FC berakhir imbang 1-1 di Jakarta International Stadium. Meski skor seri, gelandang Persija Fabio Calonego berhasil meraih predikat pemain terbaik dengan rating tertinggi (8,6) dari Lapangbola. Pemain asal Brasil ini tampil vital sebagai roaming playmaker, menjaga keseimbangan dan etos kerja tanpa lelah sepanjang 90 menit.
Calonego membuktikan kualitasnya dengan 50 operan sukses dan menjadi kreator gol penyama kedudukan Persija melalui umpan silang akurat kepada Maxwell Souza. Meskipun Ilham Rio Fahmi Persija menerima kartu merah dan Malut United sempat unggul lewat gol indah Yance Sayuri, performa Calonego tetap menjadi sorotan utama. Kontribusi non-golnya bahkan membuat rating Maxwell Souza (7,8) dan Yance Sayuri (7,9) tertinggal jauh.
