Crystal Palace Goyang Jelang Transfer Marc Guehi ke Liverpool, Glasner dan Parish Beda Suara

 

Rancak Media – – Suasana di tubuh Crystal Palace mendadak memanas jelang penutupan bursa transfer. Dua sosok penting di klub, manajer Oliver Glasner dan chairman Steve Parish, tampak berselisih paham soal masa depan bek tengah andalan mereka, Marc Guehi.

Guehi yang kini tengah diincar Liverpool sebagai calon penerus Virgil van Dijk. Namun, negosiasi berjalan pelik. Dengan kontraknya yang tersisa kurang dari setahun, Palace mematok harga GBP 45 juta, nominal yang dianggap terlalu tinggi oleh Liverpool.

Steve Parish tak menampik situasi sulit yang tengah dihadapi klub. Menurut laporan Daily Mail Sport, usai kemenangan tipis 1-0 atas Fredrikstad di Europa Conference League, ia secara gamblang membuka peluang menjual sang bek.

“Kalau Marc Guehi mau tandatangan kontrak baru, dia bisa bertahan. Tapi ini situasi yang sulit. Semua klub harus jual pemain untuk mematuhi aturan. Dalam beberapa hari ke depan, kami harus mempertimbangkannya.” ujar Parish.

Oliver Glasner Percaya Diri! Pastikan Eberechi Eze dan Marc Guehi Jadi Starter Crystal Palace di Playoff Conference League

Pernyataan Parish itu sontak dibantah Glasner hanya beberapa menit kemudian di ruang konferensi pers.

“Marc harus tetap di sini! Kalau dia pergi, mungkin saya harus pakai sepatu lagi. Saya juga dulu bek tengah” tegas pelatih asal Austria itu, dikutip dari Daily Mail Sport.

Glasner memang tampak frustrasi. Musim baru belum juga berjalan mulus, namun ia sudah harus kehilangan dua pemain penting yaitu Guehi dan Eberechi Eze. Terlebih, Palace baru mendatangkan dua pemain di antaranya Borna Sosa dari Ajax dan kiper Walter Benitez secara gratis.

“Kita sangat telat mencari pengganti. Kalau Ebs pergi, itu bukan kejutan. Profil penggantinya sudah kita definisikan berbulan-bulan lalu.” lanjut Glasner, dilansir dari Daily Mail Sport.

Eze sendiri absen dalam laga kontra Fredrikstad dengan alasan sakit. Namun, Glasner mengindikasikan bahwa sang playmaker takkan membela Palace lagi.

“Ebs tak merasa fit. Tapi saya rasa dia takkan main untuk kami lagi. Tak masuk akal bicara soal dia lagi. Dia sudah pergi.” kata Glasner ke Channel 5 yang dikutip dari laman Daily Mail Sport, Jumat (22/8).

Dalam nada berbeda, Parish justru memberi penghormatan bagi sang bintang.

“Dia luar biasa untuk klub ini, dan kami senang dia bisa mengejar ambisinya. The King is dead, long live the King. Kini tugas kami menggunakan uang itu untuk memperkuat tim.” ujarnya. 

Liverpool Selangkah Lagi Gaet Marc Guehi, Transfer Alexander Isak Menunggu Momen Ini!

Kisruh internal ini bisa jadi sinyal bahwa Crystal Palace tengah berada di persimpangan penting. Di satu sisi, tuntutan finansial dan regulasi harus dipatuhi.

Di sisi lain, pelatih menuntut kestabilan tim dan tambahan pemain sesuai kebutuhan. Bursa transfer tinggal hitungan hari, Crystal Palace harus bergerak cepat, atau bersiap menghadapi musim yang berat.

Baca Juga

Tags

nafa cahyani

Saya merupakan seorang content writer SEO, Teknologi, Finansial, Wisata, Resep Masakan dan lain-lain, Semoga dapat bermanfaat untuk teman semua.