Kejuaraan Dunia 2025 – Persembahan Terakhir Matsuyama/Shida sebagai Pasangan

 

Rancak Media Ganda putri nomor satu Jepang, Nami Matsuyama/Chiharu Shida bakal berpisah setelah Kejuaraan Dunia 2025.

Pihak Asosiasi Bulu Tangkis Jepang atau BAJ sudah mengumumkan hal tersebut pada awal bulan Juli kemarin.

Perpisahan harus jadi jalan keluar setelah Matsuyama mengalami masalah kebugaran.

Rencananya, Shida akan tetap bermain di ganda putri bersama Arisa Igarashi yang sebelumnya bernama, Arisa Higashino.

Di sisi lain, Matsuyama berpindah haluan ke ganda campuran dan menggandeng pemain muda, Yuto Nakashizu pada turnamen All Japan Amateur Badminton Championship 2025, awal September mendatang.

Jelang penampilan terakhir mereka, kedua pebulu tangkis ini menyampaikan harapannya.

Shida menyorori betapa besar dukungan yang diberikan pada dirinya dan Matsuyama.

Dia pun bertekad untuk menunjukkan betapa seru bermain bersama rekannya tersebut. 

“Saat kembali menjadi Shidamatsu di Japan Open dan China Open, itu membawa kembali menyadarkan saya betapa besar dukungan yang orang-orang berikan,” ungkapnya, dilansir Juara.net dari Badspi.jp.

Kejuaraan Dunia 2025 – Hal yang Tak Mau Terlalu Dipikirkan Saingan Berat Jafar/Felisha

“Meski begitu, saya tetap merasa kecewa saat harus kalah.”

“Saya harap, banyak orang yang akan menyaksikan pertandingan-pertandingan kami di Kejuaraan Dunia.”

“Untuk terakhir kalinya sebagai pasangan, saya harap saya bisa menunjukkan betapa asyiknya bermain sebagai Shidamatsu,” sambung Shida.

Di sisi lain, Matsuyama juga punya harapan yang sama dengan Shida.

Pebulu tangkis berusia 27 tahun tersebut ingin menyuguhkan permainan yang bak dirindukan seluruh penggemar.

“Saya pikir, saya akan tidak stabil secara emosional,” aku Matsuyama.

“Asalkan tenang dan menikmati permainan, saya pikir kami akan baik-baik saja.”

“Saya ingin tetap kuat dan melakukan yang terbaik…”

Kejuaraan Dunia 2025 – Herry IP Tak Ingin Bedakan Pemain Pelatnas dan Non-pelatnas Malaysia

“Ini akan jadi pertandingan terakhir kami (sebagai pasangan)”

“Saya harap, kami bisa tampil dan membuat orang-orang ingin menyaksikan kami bermain bersama lagi,” tambahnya.

Terlepas dari hal itu, Matsuyama/Shida sangat mewaspadai rival-rivalnya termasuk pasangan Korea Selatan, Baek Ha-na/Lee So-hee.

Shida yakin betul Baek/Lee akan datang dengan motivasi menggebu apalagi sempat dirinya dan Matsuyama kalahkan pada Japan Open yang lalu.

“Saya tahu mereka sangat kecewa dengan hasil di Japan Open kemarin,” tutur Shida.

“Oleh karena itu, mereka akan berusaha untuk menang kali ini.”

“Harapannya, kami bisa menyuguhkan duel yang bagus tanpa harus melupakan keinginan untuk menantang diri sendiri.”

“Gelar juara ini sangat diinginkan oleh semua orang. Saya pikir, pemenangnya adalah pasangan yang paling kuat. Jadi, semoga persiapan yang kami jalani semua berjalan bagus,” imbuhnya.

Baca Juga

nafa cahyani

Saya merupakan seorang content writer SEO, Teknologi, Finansial, Wisata, Resep Masakan dan lain-lain, Semoga dapat bermanfaat untuk teman semua.