Bursa Asia Naik! Mayoritas Indeks Menguat Kamis

 

Rancak Media – JAKARTA. Bursa Asia menunjukkan pergerakan yang beragam pada perdagangan Kamis (21/8/2025) pagi. Mayoritas indeks menunjukkan penguatan, namun beberapa mengalami penurunan. Pada pukul 08.23 WIB, indeks Nikkei 115 terpantau melemah 258,52 poin atau 0,56%, menutup perdagangan di angka 42.647,88. Sebaliknya, Hang Seng mencatatkan kenaikan 50,48 poin (0,20%), mencapai 25.216,42.

Penguatan juga terlihat pada beberapa indeks lainnya. Taiex naik signifikan, mengalami peningkatan 222,16 poin atau 0,94% ke angka 23.846,36. Kospi juga menguat 24,62 poin (0,75%), mencapai 3.156. ASX 200 menorehkan kenaikan 58,03 poin (0,50%) hingga 8.977,20. Straits Times dan FTSE Malaysia juga ikut menguat, masing-masing naik 3,42 poin (0,07%) ke 4.222,48 dan 6 poin (0,38%) ke 4.223,49.

Mengutip Bloomberg, peningkatan di bursa Asia ini didorong oleh sektor teknologi, dimana aksi beli investor membantu pemulihan pasar saham AS dari level terendah sebelumnya. Kenaikan indeks Kospi, yang melewati 1%, diperkuat oleh performa positif saham Samsung Electronics Co.

Meskipun demikian, pergerakan saham teknologi yang tajam sejak April lalu memicu kekhawatiran investor akan potensi koreksi. Pasar saat ini masih cenderung wait and see, menunggu hasil pertemuan bankir sentral di Jackson Hole dan pidato Ketua Federal Reserve, Jerome Powell.

Sentimen pasar masih diwarnai kehati-hatian. Seperti yang disampaikan Kyle Rodda, analis pasar senior di Melbourne kepada Bloomberg, “Saat ini masih terdapat kecenderungan bearish untuk ekuitas. Harga ekuitas mulai mencerminkan risiko kekecewaan di Jackson Hole, dengan keraguan yang beredar tentang apakah The Fed akan ke arah dovish yang tersirat oleh pasar suku bunga atau bahkan berputar sama sekali.”

Bursa Asia Melemah Rabu (20/8), Dolar Menguat Jelang Simposium Jackson Hole

Ringkasan

Bursa Asia menunjukkan kinerja beragam pada Kamis (21/8/2025). Mayoritas indeks mengalami penguatan, termasuk Hang Seng, Taiex, Kospi, ASX 200, Straits Times, dan FTSE Malaysia. Namun, indeks Nikkei 115 justru melemah. Kenaikan ini didorong oleh sektor teknologi dan aksi beli investor menyusul pemulihan pasar saham AS.

Penguatan indeks Kospi, yang melewati 1%, diperkuat oleh kinerja positif saham Samsung Electronics Co. Meskipun demikian, sentimen pasar tetap hati-hati, menunggu hasil pertemuan bankir sentral di Jackson Hole dan pidato Jerome Powell. Analis memprediksi potensi koreksi pasar saham mengingat pergerakan tajam saham teknologi sejak April lalu dan sentimen bearish yang masih ada.

Baca Juga

Tags

nafa cahyani

Saya merupakan seorang content writer SEO, Teknologi, Finansial, Wisata, Resep Masakan dan lain-lain, Semoga dapat bermanfaat untuk teman semua.