TRAVEL

Pemerintah Yogyakarta Akan Batasi Jumlah Wisatawan Yang Masuk Jalan Malioboro

Pemerintah Yogyakarta Akan Batasi Jumlah Wisatawan Yang Masuk Jalan Malioboro – Pemerintahan Kota Yogyakarta batasi jumlah pelancong di Jalan Malioboro sepanjang liburan tahun akhir. Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Yogyakarta, dan personil Jogoboro disiagakan supaya pelancong di Malioboro tidak meluap.

“Jika pada suatu zone telah 500 akan dihentikan (halau),” kata Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi waktu dihubungi, Minggu (27/12/2020). Sebagai info, ada lima zone dalam teritori Malioboro.

Untuk batasi banyaknya orang di seputar teritori rekreasi itu tidak lebih dari yang dipastikan, tiap pelancong disuruh scan QR Kode. “Jika telah penuh kelak akan tampil pemberitahuan, lalu Jogoboro akan menghalau pelancong untuk masuk di tiap zone. Bukan hanya menghalau untuk masuk saja pelancong perokok juga akan diperingatkan oleh Jogoboro,” tutur Heroe.

🔥TRENDING:  32.000 Karyawan di Pecat dari Disney, Terbanyak Dari Semua Tempat Hiburan

Disamping itu, Pemerintahan Kota Yogyakarta pun tidak membolehkan pelancong yang tidak kenakan masker masuk di Malioboro. “Pekerjaan kita di wilayah ialah jamin keamanan mereka, dengan lakukan penyemprotan, jalankan prosedur kesehatan, itu pekerjaan kita jadikan aman di Yogyakarta. Kecuali selamatkan masyarakat selamatkan pelancong,” tutur ia.

Selanjutnya, Heroe mengatakan, Pemerintahan Kota Yogyakarta telah lakukan skrining ke pelancong yang tiba. “Tempo hari rekan-rekan yang menjaga saat sebelum berlibur Nataru telah kita skrining, kelak saya anggap sesudah liburan Nataru akan kita skrining juga. Skrining kan perlu syarat yang perlu disanggupi ,” katanya.

Sumber : kompas.com

 

Back to top button