Advertisement

Cara Mencairkan BPJS Ketenagakerjaan JHT Via Online

Rancakmedia.com – Kami telah menyediakan artikel untuk kamu mengenai cara mencairkan BPJS ketenagakerjaan, simak dalam artikel penjelasan berikut ini. Badan Penyelenggara Jaminan Sosial, atau BPJS Ketenagakerjaan, adalah inisiatif pemerintah yang bertujuan membantu karyawan menghadapi ketidakpastian ekonomi.

Jaminan ini adalah item yang diperlukan oleh karyawan untuk melindungi keselamatan mereka baik di tempat kerja dan ketika datang ke masa pensiun. Nantinya, sisanya bisa dibagikan setelah peserta pensiun.

Pembayaran BPJS Ketenagakerjaan dapat dilakukan meskipun belum mencapai usia pensiun. Namun, ada syarat-syarat tertentu yang harus kamu ketahui saat ingin mencairkan BPJS Ketenagakerjaan seperti yang diatur dalam peraturan pemerintah nomor 60 tahun 2015.

Penyaluran JHT BPJS Ketenagakerjaan 10 persen dan 30 persen hanya dapat dilakukan bagi peserta yang masih bekerja dengan ketentuan usia kepesertaan sudah mencapai 10 tahun, pencairannya hanya dapat dipilih satu, 10 persen atau 30 persen, tidak keduanya.

10% akan digunakan untuk menabung untuk masa pensiun, dengan 30% sisanya untuk membayar tempat tinggal. Setelah pembagian 10% atau 30%, langkah selanjutnya adalah melakukan pembayaran 100% setelah meninggalkan pekerjaan.

Sedangkan peserta yang sudah tidak bekerja (berhenti, mengundurkan diri, atau diberhentikan) dapat langsung mengambil saldo JHTnya hingga 100%. Saldo dapat ditarik setelah menunggu 1 bulan setelah keluar dan tidak bekerja.

Persyaratan untuk Mencairkan BPJS Ketenagakerjaan

Pencairan BPJS Ketenagakerjaan Bagian 10%

  1. Telah terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan minimal 10 tahun.
  2. Peserta perusahaan masih aktif bekerja.
  3. Kartu BPJS TK/Jamsostek, asli dan fotokopi.
  4. KTP atau Paspor Asli dan fotokopi.
  5. KK asli dan duplikat (Kartu Keluarga).
  6. Asli dan fotokopi Buku Rekening Tabungan.
  7. Nomor Identifikasi Token, disingkat (jika klaim lebih dari 50 juta).
  8. Majikan telah mengeluarkan sertifikat yang membuktikan fakta bahwa kamu masih aktif bekerja di sana.

Pencairan BPJS Ketenagakerjaan 30%

  1. Telah terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan minimal 10 tahun.
  2. Peserta perusahaan masih aktif bekerja.
  3. Kartu BPJS TK/Jamsostek, asli dan fotokopi.
  4. KTP atau Paspor Asli dan fotokopi.
  5. KK asli dan duplikat (Kartu Keluarga).
  6. Asli dan fotokopi Buku Rekening Tabungan.
  7. Nomor Identifikasi Token, disingkat (jika klaim lebih dari 50 juta).
  8. Majikan telah mengeluarkan sertifikat yang membuktikan fakta bahwa kamu masih aktif bekerja di sana.
  9. Dokumen yang berkaitan dengan calon pembelian rumah, baik yang asli maupun yang fotokopi.

Mencairkan BPJS Ketenagakerjaan 100%

  1. Asli dan fotokopi Kartu BPJS Ketenagakerjaan.
  2. Paspor atau Kartu Tanda Penduduk Transnasional (KTP) Korea.
  3. Kartu Keluarga (KK) Asli dengan Fotocopy.
  4. Surat keterangan pemutusan hubungan kerja dari perusahaan atau Paklaring.
  5. Buku rekening bank, termasuk yang asli dan rangkap yang dibuat oleh komputer bank.
  6. Gambar terbaru ukuran 3×4 dan 4×6 masing-masing dalam 4 eksemplar.
  7. Surat keterangan pengunduran diri dari pemberi kerja kepada Disnakertrans.
  8. Untuk PHK harus dicantumkan akta pemutusan hubungan industrial (PHI).
  9. Jika perlu, kirim email dari departemen sumber daya perusahaan sebelumnya.
  10. NPWP Jika klaim melebihi 50 juta, diperlukan asli ditambah fotokopi.

Pencairan manfaat BPJS Ketenagakerjaan dapat dilakukan secara langsung di kantor BPJS Ketenagakerjaan terdekat. Pastikan kamu membawa semua persyaratan yang diperlukan untuk prosedur pembayaran BPJS Ketenagakerjaan. kamu harus membawa yang asli dan juga fotokopinya, jangan lupa untuk membawa keduanya.

Saat kamu tiba di kantor BPJS Ketenagakerjaan, kamu diharapkan akan dibantu oleh staf yang akan memverifikasi bahwa semua dokumen kamu sudah beres. Kamu akan diminta untuk memasukkan kembali informasi kamu setelah formulir selesai. Bawalah perangko formulir aplikasi kamu.

Jika sudah saatnya kamu diverifikasi oleh petugas tentang data pembayaran BPJS Ketenagakerjaan, kamu dipersilakan keluar rumah dan menunggu prosedur pencairan BPJS Ketenagakerjaan. Petugas sering memberi tahu peserta bahwa dana mereka akan dicairkan dalam 1 hingga 2 minggu melalui nomor rekening yang mereka berikan saat mengajukan aplikasi.

Pembayaran Online BPJS Ketenagakerjaan

Pandemi COVID-19 telah melumpuhkan banyak sektor perkantoran sejak pecah pada tahun 2020. Banyak pekerjaan dilakukan secara online untuk menjauhkan orang dari satu sama lain dan menciptakan penghalang sosial.

Oleh karena itu, BPJS Ketenagakerjaan menyiapkan alternatif lain pembayaran BPJS Ketenagakerjaan. Selain diproses dengan mendatangi langsung ke kantor BPJS, saat ini peserta dapat memproses pembayaran BPJS Ketenagakerjaan secara online.

Registrasi BPJS Ketenagakerjaan

Langkah pertama pencairan BPJS Ketenagakerjaan secara online adalah dengan mengakses website BPJS Ketenagakerjaan. Kemudian, daftar terlebih dahulu dan masuk dengan email yang terdaftar.

Jika kamu belum memiliki akun di website BPJS, kamu dapat mendaftar akun. Itu mudah; yang harus kamu lakukan adalah memberikan nomor kartu identitas dan nama lengkap (KTP).

Klaim Saldo

Setelah membuat akun, kamu harus masuk ke halaman berkamu dan klik opsi ‘Klaim Saldo JHT’. Kolom ‘KPJ’ harus menyertakan nomor kartu BPJS Ketenagakerjaan kamu, jadi pastikan untuk mengisinya.

Kemudian kolom ‘needs’ diisi dengan ‘submission of claim’, kemudian kolom ‘needs’ diisi dengan kondisi status pekerjaan saat ini. Setelah itu, postinglah makalah-makalah yang menjadi prasyarat pencairan BPJS Ketenagakerjaan.

Email Konfirmasi

Setelah mengirimkan formulir aplikasi dengan memasukkan nomor ponsel dan email aktif kamu, BPJS akan menyampaikan berita tentang kemajuan aplikasi kamu.

Jika data yang kamu lampirkan dianggap lengkap, pihak BPJS Ketenagakerjaan akan memberikan informasi jadwal wawancara online dengan pejabat BPJS Ketenagakerjaan di kantor cabang yang ditentukan.

Setelah prosedur wawancara dan verifikasi selesai, petugas akan memberikan informasi bahwa proses pembayaran BPJS Ketenagakerjaan akan memakan waktu 1 hingga 2 minggu dan akan diterima oleh peserta melalui nomor rekening yang dimasukkan pada saat pengajuan.

kamu juga dapat mendaftar aplikasi pencairan BPJS atau cek saldo dengan aplikasi BPJSTKU. kamu juga dapat memeriksa jumlah kontribusi saldo apakah sesuai dengan penghasilan kamu atau tidak. Kamu juga dapat mengajukan lebih dari 1 kartu BPJS Ketenagakerjaan, jika sudah pernah bekerja di tempat lain.

Ada beberapa kegunaan uang yang kamu dapatkan melalui pembayaran BPJS Ketenagakerjaan. Jika kamu telah menyelesaikannya, kamu dapat menyisihkan uang yang harus kamu investasikan.

CIMB Niaga menyediakan berbagai alternatif investasi untuk kamu, seperti reksa dana. CIMB Niaga menawarkan berbagai macam reksa dana, masing-masing dengan kelebihan dan kekurangannya sendiri, termasuk reksa dana pasar uang, reksa dana pendapatan tetap, reksa dana terproteksi, reksa dana campuran, reksa dana indeks (RDI), dan reksa dana saham.

Keuntungan menggunakan reksa dana di CIMB Niaga antara lain dikelola oleh manajer investasi yang kompeten, diversifikasi investasi, keterbukaan informasi untuk kamu, likuiditas tinggi, biaya rendah, dan akses investasi yang cepat.

Jika kamu bingung harus menyimpan uang di mana, CIMB Niaga menyediakan beberapa pilihan investasi yang menarik. Cari tahu semua yang perlu kamu ketahui tentang Reksa Dana CIMB Niaga di sini.

Kesimpulan

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial, atau BPJS Ketenagakerjaan, adalah inisiatif pemerintah yang bertujuan membantu karyawan menghadapi ketidakpastian ekonomi. Pendistribusian JHT BPJS Ketenagakerjaan hanya dapat dilakukan bagi peserta yang masih bekerja dengan ketentuan usia kepesertaan telah mencapai 10 tahun.

Dokumen yang berkaitan dengan calon pembelian rumah, baik asli maupun fotokopi. Jika klaim melebihi 50 juta, diperlukan asli plus fotokopi untuk pencairan BPJS Ketenagakerjaan 100%.

Gambar terbaru masing-masing berukuran 3×4 dan 4×6 dalam 4 eksemplar. Pencairan manfaat BPJS Ketenagakerjaan dapat dilakukan langsung di kantor BPJS terdekat.

Back to top button