
Bluesky, platform media sosial yang tengah naik daun, akan menerapkan fitur verifikasi usia di Inggris mulai 25 Juli 2025. Langkah ini merupakan respons terhadap Undang-Undang Keamanan Daring (Online Safety Act) yang baru disahkan. Untuk memverifikasi usia pengguna, Bluesky akan bermitra dengan Kid Web Services (KWS) milik Epic Games, menawarkan tiga metode pilihan: pemindaian wajah (face scan), pemindaian identitas (ID scan), atau verifikasi melalui kartu pembayaran.
Meskipun verifikasi usia bersifat opsional, pengguna di bawah 18 tahun atau yang memilih untuk tidak memverifikasi akunnya tetap dapat bergabung dengan Bluesky. Namun, akses mereka ke konten dewasa dan fitur direct messaging (DM) akan dibatasi. Selain itu, Bluesky juga mengumumkan pembaruan pada mekanisme pelaporan konten, sebagai bagian dari komitmen mereka untuk meningkatkan keamanan platform.
Pada 10 Juli 2025, Bluesky telah menjelaskan proses verifikasi usia melalui KWS kepada pengguna di Inggris. Setelah login, pengguna akan menerima notifikasi otomatis yang mengarahkan mereka ke proses verifikasi. Mereka diminta untuk mendaftarkan alamat surel dan mengikuti instruksi untuk memverifikasi usia mereka. Sistem akan secara otomatis menyesuaikan pengaturan akun berdasarkan usia, termasuk membatasi akses ke konten dewasa dan menonaktifkan fitur DM bagi pengguna yang belum terverifikasi atau berusia di bawah 18 tahun.
Undang-Undang Keamanan Daring di Inggris, yang disahkan pada Oktober 2023, mewajibkan platform media sosial untuk menerapkan sistem verifikasi usia bagi konten dewasa atau konten yang berpotensi membahayakan anak. Kegagalan untuk mematuhi aturan ini dapat berujung pada sanksi finansial yang signifikan, bahkan hingga 10 persen dari pendapatan global, serta pemblokiran akses oleh Ofcom, otoritas regulasi digital Inggris. Bluesky menegaskan bahwa perubahan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan perlindungan anak dan bukan bentuk sensor.
Langkah Bluesky ini, meskipun bertujuan mulia, juga memicu diskusi mengenai keamanan data digital. Penggunaan pemindaian wajah dan data identitas pribadi menimbulkan kekhawatiran akan potensi kebocoran data. Beberapa pihak, seperti yang diungkapkan oleh situs web Inkl, bahkan menyoroti adanya celah hukum dalam penerapan Online Safety Act dan potensi dampaknya terhadap kebebasan berekspresi. Oleh karena itu, keseimbangan antara keselamatan daring dan perlindungan privasi pengguna tetap menjadi hal yang krusial.
Pilihan Editor: Bluesky: Mengenali Sistem Fitur Baru Trending Topics Platform Ini
Ringkasan
Bluesky, platform media sosial, akan menerapkan verifikasi usia di Inggris mulai 25 Juli 2025, sesuai dengan Undang-Undang Keamanan Daring. Verifikasi usia, yang dilakukan melalui mitra Kid Web Services, bersifat opsional, namun membatasi akses ke konten dewasa dan direct messaging bagi pengguna di bawah 18 tahun atau yang belum terverifikasi. Proses verifikasi menawarkan tiga metode: pemindaian wajah, pemindaian identitas, atau verifikasi kartu pembayaran.
Ketidakpatuhan terhadap Undang-Undang Keamanan Daring dapat berakibat sanksi berat bagi Bluesky. Meskipun langkah ini bertujuan melindungi pengguna muda, keprihatinan mengenai keamanan data dan privasi pengguna tetap ada, terutama terkait penggunaan pemindaian wajah dan data identitas. Pembatasan akses bagi pengguna yang belum terverifikasi juga memunculkan perdebatan mengenai keseimbangan antara keselamatan daring dan kebebasan berekspresi.
