Manajer investasi fokus pada saham dengan dividend yield tinggi di tengah pelemahan rupiah dan ketidakpastian pasar, sambil menjaga likuiditas untuk peluang investasi.
JP Morgan memprediksi saham lapis utama akan rebound pada 2026, sementara saham konglomerat naik karena masuk indeks internasional. Pertumbuhan laba diperkirakan pulih 5%-10% tahun depan, didorong belanja pemerintah.