IHSG diprediksi volatil hingga Juni 2026 akibat rebalancing indeks global. Saham RI terdepak, memicu risiko outflow besar. Reformasi pasar modal jadi harapan.
Perang dagang AS-China memicu volatilitas IHSG jangka pendek, namun pasar diprediksi pulih. Sektor teknologi dan finansial direkomendasikan untuk investasi.
Investor asing Rancak Media sell Rp4,18 triliun pada 1-4 September 2025, menekan saham big cap dan menambah volatilitas IHSG di tengah September Effect.