Superbank Indonesia mencetak sejarah dengan IPO terbesar di sektor bank digital Indonesia, menghimpun Rp2,79 triliun untuk ekspansi bisnis dan penguatan kapabilitas digital
IPO Superbank (SUPA) didukung oleh Mandiri Sekuritas dan Trimegah Sekuritas dengan penjaminan utama. Penjatahan saham menggunakan aturan OJK lama, dengan target dana Rp2,79 triliun untuk modal kerja dan belanja modal.
Superbank (SUPA) menetapkan harga IPO Rp635 per saham, dinilai kompetitif oleh Sucor Sekuritas. IPO ini menargetkan dana Rp2,79 triliun, dengan valuasi PBV 2,64 kali.
Mandiri Sekuritas berencana membawa IPO jumbo dari sektor sumber daya alam pada 2026. Beberapa IPO lainnya juga direncanakan, namun detailnya belum diungkapkan.
Bank digital PT Super Bank Indonesia Tbk. (SUPA) menetapkan harga IPO Rp635 per saham dengan rasio PE 913,13 kali dan PBV 3,51 kali, lebih tinggi dari rata-rata bank digital lainnya.