Saham konglomerat naik signifikan di 2025, peluang rotasi sektoral di 2026 fokus pada infrastruktur, transportasi, konsumer, energi, properti, dan telco.
Enam perusahaan besar siap IPO di BEI akhir tahun 2025, berasal dari sektor material, energi, finansial, teknologi, dan transportasi. Total 9 perusahaan dalam pipeline.
Sektor konsumer dan properti absen dari pipeline IPO akhir 2025, sementara sektor finansial mendominasi. BEI mencatat 26 perusahaan baru dengan total dana Rp18,11 triliun.
IDXTRANS sektor transportasi dan logistik naik 55,48% pada 2025. Saham GIAA, BIRD, dan ASSA menunjukkan prospek cerah untuk 2026 dengan pemulihan mobilitas dan stabilitas biaya.
Bank Indonesia menyalurkan insentif likuiditas Rp404,6 triliun hingga November 2025, dengan porsi terbesar Rp179,9 triliun ke Bank Umum Swasta Nasional.