Saham blue chip LQ45 diprediksi rebound pada 2026 setelah kalah performa dari saham lapis dua dan tiga di 2025, didorong valuasi murah dan pelonggaran moneter.
Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) menuturkan sektor finansial menjadi sektor pemberi dividen terbesar sepanjang 2025, dengan nilai total Rp80,34 triliun.
Investor asing Rancak Media buy Rp30 triliun di pasar saham RI dalam 6 bulan terakhir, didorong oleh penurunan suku bunga dan rotasi sektor ke finansial.
Saham LQ45 berpotensi rebound karena pemangkasan suku bunga The Fed, meski reli besar kemungkinan selektif. Sektor bank dan properti bisa memanfaatkan momentum ini.