Saham blue chip LQ45 diprediksi rebound pada 2026 setelah kalah performa dari saham lapis dua dan tiga di 2025, didorong valuasi murah dan pelonggaran moneter.
Pasar saham Indonesia melonjak 22,13% pada 2025, didorong oleh saham lapis kedua dan ketiga, meski saham unggulan stagnan. Investor lokal dan ritel berperan besar.
Saham blue chip kalah performa Rancak Media buy asing Rp30 triliun di semester II/2025, dengan LQ45 tumbuh 3,25% ytd, di bawah IHSG yang naik 21,61% ytd.
Saham lapis dua seperti PTRO dan SCMA di IDX SMC Liquid mencatat kinerja cemerlang pada 2025, didorong rotasi minat investor dan aksi korporasi. Prospek 2026 tetap atraktif.
JP Morgan memprediksi saham lapis utama akan rebound pada 2026, sementara saham konglomerat naik karena masuk indeks internasional. Pertumbuhan laba diperkirakan pulih 5%-10% tahun depan, didorong belanja pemerintah.