Depresiasi rupiah menekan laba emiten konsumer seperti INDF dan ICBP, meski penjualan naik. Analis tetap optimis, merekomendasikan beli saham ICBP dan INDF.
IHSG berpotensi uji level 8.500 didukung perbaikan ekonomi dan stimulus BI. Saham bluechip menarik investor, terutama sektor konsumer, keuangan, dan energi.
IHSG menguat meski laba emiten turun 4,2% YoY. Saham perbankan dan konsumer dinilai undervalue, berpotensi naik di tengah stabilitas ekonomi kuartal IV/2025.
Saham bank besar dan konsumer siklikal rawan profit taking usai IHSG cetak rekor ATH, sementara sektor energi dan infrastruktur diprediksi lebih stabil.
Pemerintah mengucurkan BLT Rp30 triliun ke 35,4 juta keluarga, mendongkrak saham peritel seperti AMRT, MIDI, dan MPPA. Stimulus ini meningkatkan daya beli.
Saham WAPO menarik perhatian investor karena keterkaitannya dengan Kapal Api Group dan spekulasi kerja sama dengan Mayora, meski belum ada konfirmasi resmi.