Tren penguatan saham konglomerat diperkirakan berlanjut 2026, didorong oleh aksi korporasi, program investasi pemerintah, dan rebalancing indeks saham global.
Proyek Danantara belum mengerek saham unggas, berbeda dengan sektor energi terbarukan yang naik. Investasi Rp20 triliun diharapkan berdampak positif jangka panjang.