Manajer investasi fokus pada saham dengan dividend yield tinggi di tengah pelemahan rupiah dan ketidakpastian pasar, sambil menjaga likuiditas untuk peluang investasi.
Analis memproyeksikan IHSG tembus level 10.500 pada 2026, didukung oleh stabilitas ekonomi dan kebijakan moneter longgar. Saham BRMS dan EXCL direkomendasikan.