Indeks Bisnis-27 turun 0,27% pada 16 Desember 2025, dengan saham bank besar seperti BBCA, BBNI, BBRI, dan BMRI melemah, sementara beberapa saham lain menguat.
Indeks LQ45 underperform dibanding IHSG karena saham perbankan melemah akibat pertumbuhan kredit melambat. Meski ada potensi dari pemangkasan suku bunga The Fed, kenaikan LQ45 masih terbatas.
Indeks Bisnis-27 dibuka menguat 0,36% ke 555,78, didorong saham ADMR, BUMI, dan ANTM. Total 14 saham naik, 7 turun, dan 6 stagnan pada 11 Desember 2025.
Indeks Bisnis-27 ditutup melemah 0,8% ke 546,9 pada 9 Desember 2025. Saham INKP, ADMR, dan ADRO turun signifikan, sementara IHSG juga turun 0,61% ke 8.657,18.