Pasar saham Indonesia melonjak 22,13% pada 2025, didorong oleh saham lapis kedua dan ketiga, meski saham unggulan stagnan. Investor lokal dan ritel berperan besar.
IHSG dibuka menguat di level 8.541,53 pada 1 Desember 2025, dengan saham blue chips seperti BBCA, TLKM, dan PGAS turut melaju. Kapitalisasi pasar mencapai Rp15.714 triliun.