Fenomena sell in May menjadi sorotan di tengah rapuhnya sentimen global dan domestik, dengan IHSG berpotensi bergerak dalam kisaran 6.800 hingga 7.300.
Pemangkasan suku bunga The Fed membuka peluang penguatan saham LQ45, meski reli besar tetap selektif. Sektor bank dan properti berpotensi naik, namun terukur.
IHSG diprediksi menguat didorong optimisme pelonggaran The Fed dan kesepakatan dagang RI-Uni Eropa hingga cukai rokok juga meningkatkan kepercayaan investor.