Indeks Bisnis-27 naik 0,10% ke 553,31 pada 24/12/2025. Saham INCO dan ANTM menguat masing-masing 3,21% dan 2,51%, sementara 16 saham lainnya juga naik.
Saham blue chip kalah performa Rancak Media buy asing Rp30 triliun di semester II/2025, dengan LQ45 tumbuh 3,25% ytd, di bawah IHSG yang naik 21,61% ytd.
Dana asing mengalir deras ke pasar saham Indonesia, namun saham seperti BBRI dan BUMI justru banyak dijual. Tren ini dipengaruhi oleh penurunan suku bunga The Fed.
Indeks Bisnis-27 ditutup melemah 0,8% ke 546,9 pada 9 Desember 2025. Saham INKP, ADMR, dan ADRO turun signifikan, sementara IHSG juga turun 0,61% ke 8.657,18.
Alfamart (AMRT) akan buyback saham senilai Rp1,5 triliun mulai 8 Desember 2025 hingga 6 Maret 2026 untuk stabilkan harga saham di tengah pasar fluktuatif.