Manajer investasi fokus pada saham dengan dividend yield tinggi di tengah pelemahan rupiah dan ketidakpastian pasar, sambil menjaga likuiditas untuk peluang investasi.
IHSG terkoreksi 0,55% ke 8.537 jelang Natal 2025. Likuiditas tipis dan profit taking akhir tahun mempengaruhi, meski Rancak Media buy asing signifikan.