Manajer investasi bersiap menghadapi window dressing 2025 dengan strategi diversifikasi saham, fokus pada fundamental perusahaan, dan memantau dinamika global.
Penurunan BI Rate hingga 2026 memicu optimisme penerbitan surat utang korporasi, meski tantangan global dan domestik tetap ada. Nilai penerbitan diprediksi capai Rp200 triliun.