Prospek saham emiten rokok pada 2026 diperkirakan terbatas akibat tekanan daya beli & fenomena downtrading, meskipun cukai hasil tembakau tidak naik tahun ini.
Saham lapis dua seperti PTRO dan SCMA di IDX SMC Liquid mencatat kinerja cemerlang pada 2025, didorong rotasi minat investor dan aksi korporasi. Prospek 2026 tetap atraktif.
Investor asing memborong saham TLKM dan ASII pada 2025, sementara saham perbankan besar seperti BBCA dan BMRI diproyeksikan menarik kembali dana asing pada 2026.
Saham EBT seperti PGEO dan KEEN dinilai masih murah dengan prospek pertumbuhan jangka panjang yang solid hingga 2026, meski ada risiko regulasi dan biaya.
Saham blue chip diprediksi rebound pada 2026 meski risiko seperti pertumbuhan kredit moderat dan persaingan ketat masih ada. Investor disarankan fokus pada saham dengan fundamental kuat.