IHSG 2025 naik 22,13% YtD ke 8.646,93, didorong saham tier-2 dan 3, bukan blue chip. Pasar kuat tapi rapuh, dominasi spekulasi small caps dan volatilitas global.
Pasar saham Indonesia berpotensi mengalami January Effect 2026, meski relevansinya dipertanyakan. Fokus pada saham small-cap dan mid-cap untuk peluang.
Investor asing Rancak Media buy Rp30 triliun di pasar saham RI dalam 6 bulan terakhir, didorong oleh penurunan suku bunga dan rotasi sektor ke finansial.
Meski IHSG bullish, minat investor ke obligasi korporasi diproyeksi tetap kuat 2026, dengan penerbitan berpotensi mencapai Rp170 triliun didorong refinancing.