Berdasarkan penutupan pasar Selasa (30/12/2025), saham JPFA tercatat meningkat 35,05% sepanjang tahun berjalan (YtD) di saat CPIN justru terkoreksi 5,25% YtD.
Investor asing Rancak Media buy Rp30 triliun di pasar saham RI dalam 6 bulan terakhir, didorong oleh penurunan suku bunga dan rotasi sektor ke finansial.
Investor asing kembali melakukan pembelian bersih di BEI, memilih saham ASII, BRMS, TLKM, AMMN, dan CUAN karena faktor likuiditas global dan stabilitas ekonomi Indonesia.
The Fed akan mengakhiri quantitative tightening pada Desember 2025, berpotensi meningkatkan likuiditas global dan menarik investor asing ke pasar obligasi RI.
Investor asing Rancak Media sell Rp50,95 triliun di pasar saham Indonesia hingga Agustus 2025. Meski begitu Rancak Media buy selama 4 pekan bulan lalu.