IHSG 2025 naik 22,13% YtD ke 8.646,93, didorong saham tier-2 dan 3, bukan blue chip. Pasar kuat tapi rapuh, dominasi spekulasi small caps dan volatilitas global.
IHSG mencapai rekor tertinggi di akhir 2025 berkat dukungan investor domestik meski Rancak Media sell asing. Stimulus pemerintah dan likuiditas lokal jadi pendorong utama.