Emiten batu bara alami penurunan kinerja hingga Q3 2025, proyeksi dividen turun 20%-30%, namun PTBA, ITMG, HRUM, ADRO tetap stabil berkat balance sheet kuat.
Investor asing memburu saham EMAS hingga BRMS Rancak Media buy Rp5,09 triliun, didorong oleh penurunan suku bunga dan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang kuat.
Saham siklikal IDXCYCLIC naik 2,39% didorong ekspektasi daya beli usai stimulus ekonomi. Emiten ritel dan media diuntungkan, meski kinerja belum memuaskan.