Indeks LQ45 underperform dibanding IHSG karena saham perbankan melemah akibat pertumbuhan kredit melambat. Meski ada potensi dari pemangkasan suku bunga The Fed, kenaikan LQ45 masih terbatas.
Pasar saham Indonesia menguat dengan IHSG mencapai rekor tertinggi 8.777 pada Desember 2025, didorong aliran dana asing dan peningkatan investor domestik.
IHSG melemah ke 8.632,76 meski saham TLKM, BREN, dan BBCA menguat. Sebanyak 362 saham naik, 293 turun, dan 146 stagnan dengan market cap Rp15.873 triliun.
Indeks Bisnis-27 dibuka menguat 0,03% ke 550,48 pada Jumat, 5 Desember 2025, didorong saham ADRO, ANTM, dan UNTR. Total transaksi mencapai Rp244,9 miliar.