Mayoritas saham bank digital terkoreksi jelang IPO Superbank, meski secara YtD banyak yang masih menguat. Superbank (SUPA) akan IPO di BEI pada 17 Desember 2025.
IPO Superbank (SUPA) didukung oleh Mandiri Sekuritas dan Trimegah Sekuritas dengan penjaminan utama. Penjatahan saham menggunakan aturan OJK lama, dengan target dana Rp2,79 triliun untuk modal kerja dan belanja modal.
Mandiri Sekuritas berencana membawa IPO jumbo dari sektor sumber daya alam pada 2026. Beberapa IPO lainnya juga direncanakan, namun detailnya belum diungkapkan.
PT Super Bank Indonesia Tbk. (SUPA) akan IPO di BEI, menawarkan 4,4 miliar saham senilai Rp2,79 triliun dengan harga Rp635 per saham. Penawaran berlangsung 10-15 Desember 2025.
IPO PT Abadi Lestari (RLCO) dan Superbank (SUPA) diproyeksikan jadi sentimen baru IHSG pada akhir 2025 dengan potensi dana besar dan prospek pertumbuhan.